BPS mencatat, pada September 2019, ekspor ikan dan udang dari Natuna mencapai 11.050 kg dengan nilai 31.258,23 dolar AS, pada November 2019 menjadi 8.654 kg senilai 42.681,73 dolar AS dan Desember mencapai 18.554 kg senilai 60.499,47 dolar…
Klaim sepihak itu juga harus dilawan dengan opini dari Indonesia, di antaranya dengan berhenti menyebut Natuna berada di Laut Cina Selatan. Melainkan menggunakan tata bahasa Melayu, Natuna berada di sebelah selatan Laut Cina.
"Ada dua KRI kita kerahkan dan ditambah jadi tiga menyusul besok, ini kita lakukan karena ada pelanggaran kedaulatan di Laut Natuna," kata Pangkogabwilhan I.