Raker Yayasan Damandiri Hasilkan Sinergi dan Kolaborasi Antar Koperasi
Redaktur: Muhsin Efri Yanto
SOLO, Cendana News — Kegiatan Rapat Kerja Koperasi desa binaan Yayasan Damandiri, yang berlangsung di Solo dan Boyolali Jawa Tengah, sejak Jumat kemarin resmi ditutup pada Minggu (17/7/2022).
Salah satu poin hasil Raker tersebut adalah kesepakatan untuk bersama-sama meningkatkan kolaborasi dan sinergi antar semua Koperasi di 15 desa binaan Yayasan Damandiri, yang tersebar di 4 wilayah Provinsi yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY maupun Jawa Timur.
Sekretaris Yayasan Damandiri, Firdaus menyebutkan, kolaborasi dan sinergi antar semua Koperasi sangat penting dan harus dilakukan demi mencapai kemajuan bersama. Dengan kolaborasi dan sinergi ini Koperasi di sejumlah daerah bisa saling membantu, baik itu di sektor pariwisata, perdagangan dan sebagainya.
“Dari dulu sebenarnya harapan kita itu (mendorong adanya sinergi antar koperasi). Kita berupaya mendorong koperasi tidak hanya kembangkan warung saja, namun jadi distributor-distributor. Supaya bisa mengcover desa yang lain. Ini kan merupakan salah satu bentuk sinergi,” ungkapnya.
Tak hanya itu, kolaborasi dan sinergi antar semua Koperasi desa binaan juga bisa dilakukan dalam hal promosi sektor pariwisata. Pasalnya dari 15 Koperasi desa binaan, beberapa di antaranya saat ini mengelola usaha di sektor pariwisata.
Seperti misalnya Koperasi di Samiran Boyolali, Badegan Ponorogo, Dieng Kulon Banjarnegara, dan Bantaragung Majalengka.
“Sinergi atau kerjasamanya antar koperasi pengelola tempat wisata bisa dilakukan. Salah satunya dengan melakukan promosi di masing-masing daerah. Misalnya Koperasi Samiran nanti mempromosikan Bukit Soeharto di Bagedan. Sebaliknya Bukit Soeharto juga mempromosikan Samiran. Begitu seterusnya,” ungkap pengurus KBSM sekaligus salah seorang pendamping Yayasan Damandiri, Lasworo Suyono.