Kreatif, Warga Potorono Buat Wisata Taman Dinosaurus di Lahan Kas RT
Editor: Koko Triarko
YOGYAKARTA, Cendana News – Warga desa Potorono dengan kreatif membuat tempat wisata berupa Taman Dinosaurus.
Taman Dinosaurus Potorono tersebut berada tidak jauh dari Embung Potorono, yang merupakan satu bagian kawasan Potorono Edu Park.
Berwisata di Taman Dinosaurus Potorono tersebut pengunjung bisa bermain dengan berbagai jenis replika dinosaurus.
Seperti replika Tyrannosaurus Rex atau T-Rex setinggi 3 meter yang bisa bergerak dan bersuara.
Dan, sejumlah dinosaurus mini jenis stegosaurus, triceratops dan velociraptor.
Semua replika binatang purba tersebut bisa berjalan dan dinaiki selayaknya kuda atau andhong.
Tak hanya menarik minat wisatawan untuk datang dan berkunjung, inovasi ini juga mampu meningkatkan pendapatan warga sekitar.
Seperti dari hasil penjualan tiket sewa wahana, parkir kendaraan, hingga membuka warung makanan dan minuman.
Baca: Remaja Lulusan SMK di Yogyakarta Ciptakan Robot Dinosaurus
Salah seorang warga, Tikno menjelaskan latar belakang pembuatan Taman Dinosaurus Potorono tersebut.
Menurutnya, ide awal adalah keinginan warga untuk menyediakan wahana bermain bagi anak-anak yang murah dan terjangkau.
Hal tersebut karena biasanya jika hendak main ke wahana dinosaurus harus ke tempat wisata terkenal. Selain itu, tarifnya juga mahal.
“Padahal, di sini ada warga kita yang bisa memproduksi replika dinosaurus. Jadi, kenapa tidak bikin sendiri?” katanya, Jumat (1/7/2022).
Warga pembuat replika dinosaurus itu adalah Muhammad Iqbal Firmansyah.
Pemuda tersebut sudah mulai memproduksi replika dinosaurus sejak tahun 2018.
Bersama timnya, yakni Bengkel Dinosaurus Jagad Atrwork, ia telah memasok banyak replika dinosaurus ke berbagai daerah di Indonesia.
Di wilayah DIY, sejumlah replika dinosaurus buatan Iqbal dan timnya telah dipakai di sejumlah tempat wisata seperti Taman Pintar, Bandara YIA, dan berbagai objek wisata terkenal lainnya.
Taman Dinosaurus Potorono memanfaatkan tanah kas RT, dan pengelolaannya juga oleh warga satu RT.
“Sehingga, hasilnya juga untuk bersama seluruh warga,” ungkap Tikno.
Tanpa ada tiket masuk serta tarif parkir seikhlasnya, pengunjung Taman Dinosaurus Potorono bisa menaiki replika dinosaurus dan berkeliling taman dengan membayar sewa Rp10 ribu per orang.
Jika bosan, pengelola juga telah menyediakan wahana balap sepeda motor trail mini untuk anak-anak di sebelah Taman Dinosaurus.
“Atau bisa juga menaiki becak air berbentuk bebek di embung. Semua tarifnya Rp10 ribu. Tinggal pilih,” kata Tikno, promotif.
Salah seorang warga lainnya, Ningsih, mengaku sangat beruntung dengan adanya Taman Dinosaurus ini.
Pasalnya, ia bisa mendapat penghasilan tambahan yang signifikan setelah membuka warung dan berjualan di kawasan ini.
“Alhamdulillah, jadi bisa dapat pemasukan. Ya, lumayan kadang sehari bisa dapat Rp200-300 ribu, kalau sedang ramai bisa lebih,” ungkapnya.