Warga di Sleman Akui Banyak Manfaat dari Koperasi Binaan Damandiri
Editor: Koko Triarko
YOGYAKARTA, Cendana News – Sejumlah warga di desa binaan Yayasan Damandiri desa Tamanmartani, Kalasan, Sleman, mengaku merasakan betul manfaat bergabung dengan koperasi.
Selain bisa ikut berkontribusi memajukan desa, setiap anggota koperasi juga berkesempatan mendapatkan akses permodalan.
Selain itu, juga bisa mendapatkan pendampingan usaha, hingga sejumlah layanan program lainnya.
Poniyem (48), warga dusun Bogem, Tamanmartani, menyatakan hal tersebut.
Wanita paruh baya ini mengaku menjadi anggota Koperasi Tamanmartani Sejahtera sejak tiga tahun ini.
Dengan bergabung menjadi anggota koperasi, ia mengaku bisa mendapatkan akses permodalan untuk merintis usaha kuliner.
“Sejak menjadi anggota koperasi, saya bisa memanfaatkan pinjaman usaha ‘Modal Kita’, untuk memulai usaha berjualan mie ayam,” kata wanita berkerudung ini.
Baca: Omzet Poniyem Pedagang Mie Ayam Melonjak Setelah Jualan di Lokasi Ini
Poniyem mengaku meminjam modal Rp2-4 juta dari koperasi setiap tahunnya.
Selain memiliki syarat yang cepat dan mudah karena tanpa agunan, bunga pinjamanan usaha dari koperasi ini juga ringan.
Dia mengaku menggunakan pinjaman modal untuk membeli peralatan maupun bahan pembuatan mie ayam.
“Seperti loyang, panci, mangkuk, sumpit, sendok-garpu hingga gerobak,” ungkapnya.
Selain itu, Poniyem juga bisa mendapatkan akses tempat atau lokasi strategis untuk menjalankan usahanya.
Pasalnya, Koperasi Tamanmartani Sejahtera memiliki unit usaha ‘Warung Kita’ yang memberi kesempatan bagi anggota.
Khususnya, bagi para pelaku UMKM untuk menjalankan usaha secara bersama atau kemitraan.
“Pengurus koperasi mengajak saya untuk bekerja sama dengan menjadi mitra unit ‘Warung Kita’. Sehingga saya bisa berjualan di ‘Warung Kita’ ini. Alhamdulillah, sejak jualan di sini omzet saya bisa meningkat,” ungkapnya.
Bersama sejumlah pelaku usaha kuliner lainnya, Poniyem pun kini berjualan mie ayam di unit ‘Warung Kita’ Tamanmartani.
Setiap harinya, ia mengaku bisa mendapatkan pemasukan hingga Rp350 ribu per hari.
“Sebelumnya saya jualan mie ayam di sekitar dusun Bogem. Namun, penghasilan minim. Alhamdulillah, setelah pindah berjualan di ‘Warung Kita’ ini omzet penjualan meningkat,” ujarnya.
Sebagai salah seorang warga, Poniyem mengaku senang menjadi bagian dari Koperasi Tamanmartani Sejahtera.
Pasalnya, ia sebagai pelaku UMKM sangat diuntungkan dan mendapatkan banyak manfaat.