Manfaatkan ‘Modal Kita’, Ilham Sukses Budidaya Ikan Chana Beromset Jutaan
Redaktur: Muhsin Efri Yanto
YOGYAKARTA, Cendana News – Sudah sejak 5 tahun terakhir, Ilham Nur Sodik (26) warga desa Tamanmartani, Kalasan, Sleman, bekerja sebagai pegawai tetap ‘Warung Kita’ yang merupakan unit usaha koperasi binaan Yayasan Damandiri.
Selain bekerja sebagai pelayan warung, belakangan ia juga mulai merintis usaha sampingan berupa budidaya ikan hias Chana di rumahnya.
Berkat dorongan dan dukungan Koperasi Tamanmartani Sejahtera yang merupakan Koperasi binaan Yayasan Damandiri, ia pun mampu mengembangkan usaha sampingan tersebut, hingga menghasilkan keuntungan yang terbilang lumayan.
“Awalnya dulu hanya pelihara satu pasang iklan, dari uang tabungan hasil bekerja di ‘Warung Kita Damandiri’. Ternyata bisa hidup dan besar. Akhirnya saya memutuskan untuk serius membudidayakannya,” ungkapnya.
Memanfaatkan pinjaman usaha ‘Modal Kita’ Koperasi, Ilham pun perlahan mulai membeli beberapa pasang indukan ikan untuk ia budidayakan. Sekarang ia pun telah memiliki sebanyak 5 pasang indukan berbagai jenis. Seperti jenis Pulcra, Asiatica dan sebagainya.
“Saya pinjam modal ke koperasi. Awalnya Rp3 juta. Lalu terakhir kemarin pinjam Rp5 juta untuk membeli indukan,” ungkapnya.
Kini setelah beberapa tahun menjalankan usaha budidayanya, ikan Chana milik Ilham pun telah berhasil bertelur dan menghasilkan anakan. Dari menjual anakan ikan itulah Ilham bisa mendapatkan pemasukan tambahan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari keluarganya.
“Saya memakai sistem akuarium. Sekali beranak, 1 pasang ikan Chana bisa menghasilkan 250-an anakan. Dari jumlah itu minimal yang bisa bertahan sekitar 200 ekor. Biasanya saya jual borongan, 1 ekor anakan dihargai Rp10 ribu,” ungkapnya.
Meski belum semua indukan berproduksi, namun Ilham mengaku sudah bisa mengantongi pendapatan mencapai jutaan rupiah setiap bulannya. Pasalnya ikan Chana dewasa biasanya akan bertelur dan beranak setiap dua bulan sekali secara rutin.
“Tentu adanya program pemberdayaan Yayasan Damandiri (di Desa Tamanmartani) ini sangat bermanfaat sekali. Karena selain bisa memberi saya pekerjaan tetap, juga bisa membantu saya memiliki usaha sendiri. Ya walaupun masih usaha kecil-kecilan,” katanya.
Sejak 2017 Yayasan Damandiri, menetapkan desa Tamanmartani Kalasan Sleman sebagai desa binaan. Melalui Koperasi Tamanmartani Sejahtera, Yayasan Damandiri menjalankan berbagai program pemberdayaan di berbagai sektor.
Selain mendirikan unit usaha ‘Warung Kita’ serta ‘Kampung Homestay’ untuk menggerakkan sektor pariwisata, Yayasan bentukan Presiden Kedua RI HM Soeharto ini juga memberikan akses permodalan melalui unit usaha ‘Modal Kita’.
Berkat adanya program ‘Modal Kita’ inilah banyak rintisan UMKM warga desa Tamanmartani semakin maju dan berkembang. Seperti halnya usaha budidaya ikan hias yang dimiliki Ilham.