Pasca Pandemi, Unit Modal Kita KUD Amanah Galunggung Mandiri Ditargetkan Bisa Kembali Normal

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

TASIKMALAYA — Setelah sulit bergerak akibat terdampak pandemi Covid-19 selama 2 tahun terakhir, Unit usaha simpan pinjam Modal Kita, KUD Amanah Galunggung Mandiri, yang merupakan koperasi binaan Yayasan Damandiri di DCML Cilampunghilir Padakembang Tasikmalaya, menargetkan mulai bisa kembali beroperasi secara normal pada caturwulan pertama tahun 2022 ini.

Hal tersebut diungkapkan Manager Umum KUD Amanah Galunggung Mandiri, Yana Khairul Taufik Ismail kepada Cendananews belum lama ini. Yana menyatakan target tersebut ditetapkan pihak koperasi setelah melihat perkembangan kasus Covid-19 yang mulai melandai serta kondisi perekonomian masyarakat yang mulai membaik, sejak beberapa bulan terakhir.

“Tahun 2022 ini kita fokus untuk mulai melakukan updating data nasabah. Dengan data terbaru ini kita bisa melihat mana-mana saja nasabah yang selama ini rutin membayar angsuran secara penuh. Sehingga kita dapat memprioritaskan mereka untuk menerima pinjaman lagi, dengan jumlah plafon lebih besar dari pinjaman sebelumnya,” ungkapnya.

Yana mengakui adanya pandemi Covid-19 sejak beberapa tahun terakhir memang telah memberikan dampak luar biasa bagi pengembangan unit usaha simpan pinjam Modal Kita KUD Amanah Galunggung Mandiri. Pasalnya selama pandemi banyak nasabah anggota koperasi yang kesulitan membayar angsuran. Sehingga koperasi mau tidak mau harus memberikan kompensasi berupa penundaan pembayaran angsuran.

“Selama pandemi, mayoritas nasabah hanya kita wajibkan membayar jasa pinjaman saja. Sementara untuk pembayaran cicilan pokok kita tangguhkan. Akibatnya pemasukan koperasi menurun drastis. Bahkan tidak bisa memutar modal, karena setiap bulan kita tetap harus mengeluarkan biaya operasional yang jumlahnya tidak berubah,” jelasnya.

Kondisi tersebut memaksa unit usaha Modal Kita KUD Amanah Galunggung Mandiri, sepanjang tahun 2021 lalu, tak bisa bergerak. Sehingga koperasi lebih memfokuskan kegiatan pada pembenahan data administrasi nasabah dengan penerapan teknologi digital, sebagaimana terus didorong oleh Yayasan Damandiri, selaku pihak pendamping atau pembina koperasi.

“Dengan sistem online, kita sangat terbantu. Karena kita menjadi lebih mudah dalam melihat dan merekap data nasabah,” ungkapnya.

Meski mengaku tetap butuh suntikan dana/modal tambahan, unit usaha simpan pinjam Modal Kita KUD Amanah Galunggung Mandiri, mengaku optimis bisa kembali pulih sebagaimana sebelum ada pandemi. Minimal jumlah guliran dana Koperasi pada tahun 2022 ini bisa meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Sebagaimana diketahui Yayasan Damandiri menetapkan desa Cilampunghilir Padakembang Tasikmalaya Jawa Barat sebagai desa binaan sejak tahun 2019 lalu. Melalui program Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML) Yayasan bentukan HM Soeharto ini aktif melakukan pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan mendirikan KUD Amanah Galunggung Mandiri selalu pelaksana program di tingkat desa.

Lewat unit usaha Modal Kita, KUD Amanah Galunggung Mandiri aktif memberikan akses modal usaha bagi warga desa Cilampunghilir. Hingga pertengahan tahun 2021 lalu, KUD Amanah Galunggung Mandiri tercatat telah mampu memberikan akses permodalan bagi sebanyak 1021 warga kurang kurang mampu. Jumlah tersebut mencakup 75 pesen dari total sebanyak 1344 anggota koperasi, serta 42 persen dari total sebanyak 2426 KK warga desa yang terletak di kawasan sisi tenggara Gunung Galunggung Jawa Barat itu.

Diharapkan melalui akses pinjaman modal usaha inilah, kondisi perekonomian warga miskin desa dapat terangkat. Dimana warga miskin yang selama ini sulit memperoleh modal usaha di bank, bisa memilih usaha. Yang pada akhirnya mampu meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan mereka.

Lihat juga...