26 Tahun Berdiri, Damandiri Akan Tetap Fokus Bantu Pemerintah Entaskan Kemiskinan

Editor: Koko Triarko

KARANGANYAR – Memasuki usia ke-26 tahun, Yayasan Damandiri menegaskan akan tetap fokus menjalankan visinya, yakni membantu pemerintah dalam mengentaskan persoalan kemiskinan di Indonesia, sebagaimana dicita-citakan oleh pendiri yayasan, HM Soeharto.

Ketua Yayasan Damandiri, Letjen TNI (Purn) Soegiono, mengatakan meski setiap era kepemimpinan yayasan memiliki cara yang berbeda dalam mewujudkan visi tersebut, namun tujuannya tetap sama, yakni meningkatkan kesejahteraan serta mengentaskan masalah kemiskinan di masyarakat.

“Mungkin jalannya bermacam-macam, setiap pendahulu (Ketua Yayasan Damandiri) punya cara sendiri-sendiri. Namun arahnya tetap sama, yakni membantu mengentaskan kemiskinan masyarakat. Saya tentu akan mengikuti yang sudah beliau-beliau kerjakan. Mana yang bagus akan kita lanjutkan. Kalau ada yang kurang nanti kita eliminir. Yakni, dengan tetap mengikuti arahan dari pembina yayasan, yakni Ibu Mamiek Soeharto,” ungkapnya.

Baca: HUT ke-26, Pimpinan Yayasan Damandiri Ajak Pengurus Mawas Diri

Terkait program Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML) yang diinisiasi Ketua Yayasan Damandiri periode sebelumnya, Subiyakto Tjakrawedaya, Soegiono mengatakan akan tetap melanjutkan program pemberdayaan di tingkat desa tersebut, namun dengan sejumlah evaluasi secara menyeluruh.

“Program DCML ini akan terus berjalan. Tentu dengan sejumlah evaluasi. Karena dari 15 desa binaan, ada yang telah berhasil dan berkembang bagus sekali. Ada yang salah atau kurang tepat. Serta ada pula yang seharusnya berkembang, namun justru macet karena sejumlah kendala,” ungkapnya.

Jajaran pimpnan dan pengurus Yayasan Damandiri foto bersama di Astana Giri Bangun, Sabtu (22/1/2022). -Foto: Jatmika H Kusmargana

Sebagaimana diketahui, sejak kurang lebih lima tahun terakhir, Yayasan Damandiri melalui program Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML), fokus melakukan upaya pemberdayaan masyarakat kurang mampu di 15 desa binaan yang tersebar Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, dan Jawa Timur.

Dimulai sejak 2017, program yang diinisiasi Ketua Yayasan Damandiri periode sebelumnya, Subiyakto Tjakrawedaya, tercatat telah mampu berkontribusi membantu ribuan keluarga miskin di berbagai daerah. Baik itu di bidang sosial, pendidikan, kesehatan, lingkungan, maupun ekonomi.

Selain menyalurkan dana sosial mencapai miliaran rupiah bagi setiap desa untuk pembangunan SDM dan peningkatan kualitas hidup masyarakat, Yayasan Damandiri juga memberikan dana miliaran rupiah berbentuk pinjaman modal usaha bagi warga kurang mampu di desa binaan. Melalui sejumlah upaya ini, diharapkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat desa dapat makin meningkat.

Lihat juga...