Batam Optimistis 70 Persen Warganya Tervaksin COVID-19 Pada 16 Agustus
Hingga Senin (8/8/2021), sebanyak 62,48 persen warga sasaran telah menerima vaksin COVID-19. Atau sudah sebanyak 556.885 orang dari sasaran sebanyak 907.317 orang warga disuntik vaksin COVID-19. Jumlah tersebut sudah termasuk anak usia 12 tahun sampai dengan 17 tahun. “Kami harap masyarakat (sasaran), sudah tervaksin COVID-19 pada 16 Agustus,” kata Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, Senin (9/8/2021).
Secara rinci, apabila hanya merujuk pada warga dewasa, maka vaksinasi telah mencapai 67,22 persen, atau 530.697 orang dari 789.451 orang warga. Dengan jumlah tersebut, Wali Kota Rudi mengakui, angka vaksinasi COVID-19 di Batam terbilang rendah capaiannya, apabila dibandingkan dengan kabupaten kota lain di Kepri.
Kendala utama pelaksanaan vaksinasi di kota kepulauan itu adalah ketersediaan vaksin. Karenanya ia meminta kepada Kapolda dan Danrem, agar vaksin yang tersedia lebih diarahkan untuk warga Batam. “Karena Batam jumlah penduduknya terbanyak di Kepri. Yang lain di atas 70 persen, kami masih 62 persen,” tandas Rudi.
Mestinya, pembagian jatah vaksin untuk kabupaten dan kota di Kepri dilakukan secara proporsional. Sehingga seluruh daerah di provinsi kepulauan itu bisa mencapai 70 persen bersama-sama. Dan kekebalan komunal dapat terbentuk di provinsi kepulauan itu secara bersama-sama.
Rudi menyebut, Batam adalah lokomotif ekonomi Indonesia dan banyak warga yang mengunjungi Kepri melalui Batam. Sehingga sudah semestinya vaksinasi untuk kota industri tersebut diutamakan. “Kalau ada vaksin dari pusat diminta dibagi secara proporsional,” tandasnya. (Ant)