Kebutuhan Oksigen di RSUD Cianjur Dijamin Tercukupi
“Setiap harinya, kita melaporkan ketersediaan stok oksigen ke pihak berwajib sebagai upaya menjaga batas aman dan bentuk koordinasi jika memerlukan pasokan gas oksigen,” kata Direktur RSUD Cianjur, dr Darmawan, Senin (9/8/2021).
Stok oksigen yang sempat minim beberapa waktu lalu, dapat teratasi karena langsung mendapat bantuan pasokan dari Bandung dan Sukabumi. Stok oksigen RSUD Cianjur saat ini dan ke depan diklaimnya dalam kondisi aman. “Kita tinggal berkoordinasi kalau sampai stok menipis, namun saat ini, tingkat keterisian tempat tidur sudah turun, sehingga angka kebutuhan oksigen untuk pasien COVID-19 juga mengalami penurunan,” katanya.
Bupati Cianjur, Herman Suherman mengatakan, saat ini tingkat keterisian tempat tidur untuk pasien positif COVID-19 dengan gejala di rumah sakit di daerah itu, terus menurun. “Hanya tempat tidur di RSUD Cianjur yang masih terisi 60 persen atau 168 tempat tidur, sedangkan di dua rumah sakit lainnya, seperti Cimacan dan Pagelaran, tingkat keterisian hanya 40 persen,” ungkap Herman.
Herman berharap, seiring dengan penurunan angka penularan COVID-19 di Cianjur, diikuti dengan peningkatan kewaspadaan warga menjaga kesehatan dan menerapkan prokes secara ketat dalam aktivitas sehari-hari. “Jangan sampai terlena, ketika angka penularan menurun, kita harus tetap waspada karena pandemi belum berakhir. Kami berharap warga lebih meningkatkan prokes dan tetap menjaga kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan sekitar,” tandasnya. (Ant)