Telaga Urban, Objek Wisata Alam Warga Jakarta
Redaktur: Satmoko Budi Santoso
JAKARTA – Telaga Urban dalam situasi pandemi Covid-19, tetap terlihat ramai pengunjung dengan berbagai aktivitas.
Telaga urban yang berada di kawasan LRT City Ciracas ini menghadirkan hamparan danau buatan yang dilengkapi dengan jembatan di atasnya. Di area telaga ini juga terdapat tanaman ragam sayuran yang hijau menjadikan suasana asri dan sejuk.
Terlihat pengunjung, berjalan kaki di jembatan yang berada di atas danau buatan yang menghampar dengan rindangnya tanaman.
Di atas jembatan itu pula, mereka berswafoto mengabadikan dalam telepon seluler.
Di jembatan tengah danau yang berbentuk bundar, terlihat juga di antara mereka ada yang berolahraga. Sebagian lagi dari mereka duduk santai di tepi danau sambil bercengkerama.
Bahkan di antara mereka ada juga yang melihat ragam sayuran yang ditanam dengan sistem hidroponik.
“Di tengah kondisi pandemi, kita juga harus menghirup udara segar. Nah, telaga urban ini untuk wisata keluarga menikmati alam di pinggiran kota Jakarta,” ujar Syifa, kepada Cendana News ditemui di area Taman Urban Ciracas, Jakarta Timur, Minggu (27/6/2021) sore.
Dia mengaku kerap berkunjung ke telaga ini dengan mengajak keluarga maupun teman. Seperti saat bulan puasa Ramadan ngabuburit di taman ini.
“Suasananya sejuk karena banyak tanaman, sangat nyaman. Setiap akhir pekan pasti ramai pengunjung, apalagi saat bulan puasa banyak yang datang untuk ngabuburit,” ujar Syifa yang merupakan warga Poncol, Kelurahan Ciracas, Jakarta Timur.
Senada dengan Syifa, yakni Aisyah juga mengaku sangat menikmati suasana telaga urban yang hadir di pinggiran Ibu Kota Jakarta ini.
Selain berswafoto dan berolahraga, di area taman ini menurutnya, pengunjung juga bisa melihat ragam jenis sayuran yang ditanam dengan sistem hidroponik. Seperti, kangkung, sawi, bayam, tanaman obat (toga) dan lainnya.
Bahkan kata dia, keindahan aneka bunga juga tersaji di taman ini. “Jadi, tujuan saya ke taman ini selain untuk bersantai menikmati udara segar di sore hari, ya bisa lihat ragam sayuran. Katanya sih bisa belajar bercocok tanam juga di sini, cuma petugas yang merawat sayuran libur hari ini,” ujar Aisyah, yang merupakan warga Cijantung, Jakarta Timur.
Hal senada diungkapkan Zahra, warga Centek, Jakarta Timur yang mengaku sering berkunjung ke taman ini bersama ibu dan saudaranya.

“Telaga urban ini obyek wisata alam warga Jakarta, suasana asri dan segar. Ada danau buatan dilengkapi jembatan, kita bisa selfi dan olahraga. Ada tanaman sayuran dan toga,” ujar Zahra.
Di area taman ini menurutnya, banyak spot foto dengan lanskap pemandangan yang instagramable. Hingga membuat pengunjung nyaman dan selalu datang setiap akhir pekan.
“Telaga urban ini spot pemandangan yang bagus, gratis lagi masuknya. Banyak warga Jakarta berkunjung ke sini untuk wisata,” ujarnya.
Terlihat pengunjung yang datang ke telaga ini tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes), seperti menggunakan masker.
“Telaga urban ini kan ruang publik, ya kita harus taat prokes untuk kenyamanan bersama. Dan, saya lihat pengunjung di sini pakai masker serta aktivitas juga normal. Kalau pagi apalagi banyak yang olahraga di bundaran danau yang di tengah itu,” ujar Syifa.
Project Director LRT City Ciracas-Urban Signature, Chaerul Annas mengatakan, telaga urban ini berada di kawasan apartemen LRT City Ciracas di daerah Jakarta Timur.
Kawasan ini memperlihatkan progres proyek transit oriented development (TOD) dan berbagai fasilitasnya.
Di mana disekitar kawasan ini terdapat spot foto bagi penghuni apartemen maupun warga Jakarta yang berkunjung ke sini.
“Ada ruang terbuka hijau, pengunjung juga bisa menikmati sarana out door yaitu telaga urban yang merupakan danau buatan sebagai area wisata,” ujar Chaerul.
Terhampar juga urban farming yang bisa digunakan untuk bercocok tanam sayuran guna mencukupi ketahanan pangan di tengah pandemi Covid-19.
Dikatakan dia, kegiatan urban farming dengan bercocok tanam seakan menjadikan penghuni apartemen memiliki pekarangan.
Namun untuk perawatan tanaman, tetap disediakan tenaga khusus sehingga penghuni tidak repot menyiram dan merawat tanaman.
Area ini juga terdapat saung-saung mengeliling taman air seperti empang yang dapat digunakan untuk memancing.
Bahkan tersedia juga area bermain anak-anak dan trek joging sebagai fasilitas menyehatkan.
Pengunjung pun bisa menikmati berbagai fasilitas dan membayangkan saat nanti transportasi kereta ringan LRT beroperasi dan terintegrasi.