PLN siapkan ribuan personel hadapi dampak cuaca esktrem

Admin

JAKARTA, Cendana News – PLN menyiapkan ribuan personel untuk menghadapi ancaman cuaca ektrem di Jakarta Raya dan Banten.

Setidaknya ada 4.910 personel PLN yang disiapkan untuk menghadapi dampak cuaca ekstrem yang mungkin melanda Jakarta Raya dan Banten tersebut.

Ribuan personel PLN itu disiapkan untuk mengamankan sistem kelistrikan dari dampak cuaca ekstrem di Jakarta Raya dan Banten, hingga awal tahun 2023 nanti.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan BMKG terkait potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat di Jakarta Raya dan Banten tersebut.

Dia mengatakan, pihaknya telah bersiaga untuk mengamankan sistem kelistrikan, baik pembangkit, transmisi, distribusi maupun di sisi pelanggan, khususnya di Jakarta dan sekitarnya.

Menurut Darmawan, PLN juga sudah menyiagakan 89 posko yang beroperasi penuh selama 24 jam.

Posko itu tak hanya siaga kelistrikan saja, tetapi juga tempat pasukan cepat tanggap dari PLN bila terjadi banjir.

Selain itu, pihaknya juga menyiagakan 43 perahu karet yang tersebar di Jakarta Raya dan Banten, untuk siaga evakuasi masyarakat jika terjadi risiko dari cuaca ekstrem.

PLN menyiagakan pula perlengkapan pendukung kelistrikan berupa 48 unit Uninterrupted Power Supply (UPS), 12 Unit Kabel Bergerak (UKB) sepanjang 6.635 meter, dan 50 Unit Gardu Bergerak (UGB) total daya 14.480 kVA.

Kemudian, juga 30 unit Genset dan 20 unit Powerbank total kapasitas 8.890 kilovolt ampere (kVA).

Untuk operasional bergerak, PLN mengerahkan delapan unit crane dan 10 unit kendaraan deteksi yang siap (stand by) di Jakarta Raya dan Banten, dan langsung bergerak di titik pemulihan kelistrikan.

PLN sudah menyiagakan pasokan listrik khususnya di rumah pompa utama pengendali banjir.

Enam lokasi rumah pompa utama ini dilengkapi Automatic Change Over (ACO).

“Selain itu, untuk dukungan tambahan kami juga menyiapkan 263 buah pompa banjir,” kata Darmawan, dikutip dari laman infopblik, Kamis (29/12/2022).

PLN juga melakukan penguatan pasokan listrik ke 213 lokasi rumah pompa lainnya di wilayah Jakarta Raya dan Banten.

Antisipasi banjir dilakukan dengan meninggikan 149 gardu dan pemasangan pemutus arus listrik di beberapa titik.

Darmawan mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dalam mengoperasikan jaringan listrik di rumah.

“Setelah itu, segera hubungi PLN melalui PLN Mobile, Contact Center 123 atau Kantor PLN terdekat untuk meminta dipadamkan aliran listriknya sementara waktu,” katanya.

Darmawan menjelaskan, bahwa petugas PLN juga akan berpatroli di wilayah yang tergenang banjir untuk melakukan pengamanan suplai listrik.

Setelah banjir surut, PLN akan menyalakan kembali aliran listrik dengan persetujuan dari perwakilan pengurus warga.

“Sebelumnya, PLN akan memastikan seluruh jaringan listrik di rumah-rumah warga sudah kering dan siap untuk dialiri listrik,” katanya.

Lihat juga...