Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong Rintis Forum Diktisoraya

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

JAKARTA – Kepala BRSDM Kementerian Kelautan Perikanan (KKP), Sjarief, mengapresiasi pembentukan Forum Pendidikan Tinggi Sorong Raya (DIKTISORAYA) yang dirintis oleh Politeknik KP Sorong. Hal itu salah satu bentuk dukungan dalam mewujudkan tiga program terobosan KKP, yang digaungkan Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono.

“Ini merupakan terobosan untuk peningkatan PNBP sumber daya alam perikanan tangkap dan kesejahteraan nelayan, pengembangan perikanan budidaya untuk komoditas ekspor dengan dukungan riset, dan pengembangan kampung-kampung perikanan berbasis kearifan lokal,” kata Sjarif, Kamis (24/6/2021).

Dikatakan, perguruan tinggi KKP patut mendukung program prioritas kementerian dengan cara mempersiapkan anak didik siap pakai dan dapat langsung bekerja atau menjadi wirausaha di dunia usaha maupun dunia industri sektor KP.

“Civitas akademika pada Politeknik di bawah KKP diarahkan untuk menjadi agent of change pada sektor kelautan dan perikanan lewat peningkatan kapasitas sumber daya terdidik,” tandasnya.

Hal ini berkaitan juga dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan Program Nasional Merdeka Belajar-Kampus Merdeka. Untuk itu, ia mengajak seluruh pihak agar dapat saling menguatkan landasan transformasi pendidikan tinggi ke depan.

Melalui forum DIKTISORAYA, diharapkan dapat memaksimalkan usaha bersama untuk menghasilkan karya inovasi bersama, memperluas jejaring, dan meningkatkan kerja sama mutual, baik dalam maupun luar negeri, untuk menuju kualifikasi pendidikan tinggi yang unggul.

Dia berharap kegiatan yang ada di Politeknik KP Sorong dapat dijadikan sebagai percontohan bagi perguruan tinggi lainnya, serta dapat memberikan kemanfaatan untuk kesejahteraan masyarakat sekitar.

Sebelumnya, Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan-Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), melalui Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong menyelenggarakan program nasional Merdeka Belajar-Kampus Merdeka, yang dirangkai dengan peluncuran seri kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi di Kampus Politeknik KP Sorong.

Juga penandatanganan Nota Kesepahaman Kerja Sama 10 perguruan tinggi di wilayah Sorong Raya, penandatanganan nota kesepahaman ini turut menandai terbentuknya Forum Pendidikan Tinggi Sorong Raya (DIKTISORAYA).

Acara penandatanganan yang bertempat di Aula Klawaiso, Politeknik KP Sorong dibuka dan disaksikan oleh Kepala BRSDM, Sjarief Widjaja, didampingi Kepala Pusat Pendidikan KP, Bambang Suprakto.

Penandatanganan nota kesepahaman ini merupakan suatu payung yang melegalkan kerja bersama antar perguruan tinggi yang diinisiasi oleh Politeknik KP Sorong dengan menyatukan Pimpinan Perguruan Tinggi yang berada di wilayah Sorong Raya, yakni Rektor Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong, Direktur Politeknik Saint Paul Sorong, Kepala UPBJJ Universitas Terbuka Sorong, Rektor Universitas Muhammadiyah Sorong (UMS), Direktur Politeknik Pelayaran Sorong, Direktur Politeknik Kesehatan Kemenkes Sorong, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sorong, Rektor Universitas Kristen Papua (UKP), dan Rektor Universitas Victory Sorong.

Wakil Direktur Politeknik KP Sorong, Kadarusman, menjelaskan, bahwa pada hakikatnya forum pendidikan tinggi di Sorong Raya ini, baik akademik maupun vokasional, memiliki latar belakang yang sama karena lahir, besar dan mengabdi di Tanah Papua.

“Atas dasar itulah, maka kita bergabung dan bersinergi untuk saling memanggil dan untuk saling berbagi, saling membesarkan, menuju transformasi pendidikan tinggi di Sorong Raya ke arah yang lebih unggul,” jelasnya.

Lihat juga...