Kades Dieng Kulon : DCML Sangat Mendukung Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

BANJARNEGARA — Pemerintah Desa Dieng Kulon mengaku menyambut baik sekaligus mendukung penuh program Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML) yang dijalankan Yayasan Damandiri di Desa Dieng Kulon Batur Banjarnegara Jawa Tengah sejak 2018 silam.

Kepala Desa Dieng Kulon, Slamet Budiono di sela kunjungan Pengurus Yayasan Damandiri ke DCML Dieng Kulon, Batur Banjarnegara Jawa Tengah, Minggu (13/06/2021). Foto: Jatmika H Kusmargana

Hal ini tak lepas karena program yang dijalankan Yayasan Damandiri, melalui Koperasi Pelita Sejahtera Mandiri Dieng Kulon, sejalan dengan program pembangunan yang dicanangkan pemerintah tingkat desa.

Kepala Desa Dieng Kulon, Slamet Budiono menyebutkan, salah satu program yang dicanangkannya sejak beberapa tahun terakhir adalah meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian warga Dieng Kulon dengan memanfaatkan potensi luar biasa di sektor pariwisata.

“Desa Dieng Kulon ini memiliki potensi luar biasa di sektor pariwisata. Namun sampai saat ini masyarakat belum bisa memanfaatkannya secara maksimal. Dari total jumlah penduduk sekitar 1150 kk, baru sekitar 25 persen yang mampu mendapatkan pemasukan dari sektor pariwisata. Sementara mayoritas masyarakat masih bergantung dari sektor pertanian,” katanya di sela acara kunjungan Pengurus Yayasan Damandiri ke DCML Dieng Kulon, Batur Banjarnegara, Jawa Tengah, Minggu (13/06/2021).

Slamet berharap adanya program Desa Cerdas Mandiri Lestari yang dijalankan Yayasan Damandiri, dengan membentuk sejumlah unit usaha di sektor pariwisata, seperti Dieng Garden maupun Cafe Damandiri, mampu mendorong masyarakat agar mau memaksimalkan potensi yang dimiliki desa Dieng Kulon ini.

“Kita ingin agar masyarakat Dieng Kulon tidak hanya semata-mata mengandalkan perekonomian dari sektor pertanian saja. Yakni dengan bertani kentang. Namun juga mereka bisa memiliki usaha lain di sektor pariwisata. Baik itu dengan berjualan makanan, minuman, sovernir atau oleh-oleh khas Dieng. Jadi apa yang menjadi program pemerintah desa ini sejalan dan singkron dengan program Yayasan Damandiri,” ungkapnya.

Di samping itu, adanya unit usaha simpan pinjam Koperasi Pelita Sejahtera Mandiri Dieng Kulon, yang merupakan koperasi binaan Yayasan Damandiri, juga dinilai akan sangat mendukung upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata. Pasalnya keberadaan unit simpan pinjam Modal Kita ini akan membuat masyarakat bisa mendapatkan kemudahan akses permodalan untuk memulai usaha di sektor pariwisata.

“Jika memungkinkan saya hanya berharap agar pihak Yayasan Damandiri, dapat menurunkan besaran bunga pinjaman yang ada. Karena disini banyak sekali lembaga keuangan yang menawarkan pinjaman modal dengan besaran bunga lebih rendah. Dengan penurunan besaran bunga pinjaman ini diharapkan, unit usaha simpan pinjam Modal Kita bisa berkembang lebih baik lagi,” katanya.

Menanggapi hal itu, Ketua Yayasan Damandiri Letjen (Purn) Soegiono mengaku menerima usulan tersebut dan mempertimbangkan untuk menyesuaikan besaran bunga pinjaman Unit usaha Simpan Pinjam Modal Kita yang dijalankan Koperasi Pelita Sejahtera Mandiri Dieng Kulon.

“Ya tentu akan kita mempertimbangkan untuk melakukan penyesuaian” ungkapnya.

Lihat juga...