Doclang, Kuliner Khas Sunda dengan Bumbu Kacang
Editor: Koko Triarko
BANDUNG – Doclang adalah satu di antara sekian banyak menu sarapan yang bisa menjadi pilihan terbaik ketika sedang berada di Bandung, Jawa Barat. Kuliner khas Sunda yang disajikan dengan potongan lontong, tahu, kentang, telur rebus, lalu disiram bumbu kacang yang kental, serta kerupuk sebagai pelengkapnya ini, dijamin bisa memanjakan lidah.
“Bukan hanya nasi kuning atau bubur ayam yang bisa jadi menu sarapan, doclang juga cocok,” ujar Pak Nalih, pedagang Doclang di Alun-alun Ciparay, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (26/6/2021).
Di samping rasanya yang enak dan sehat, harga doclang juga relatif murah. Sepiring doclang hanya Rp7.000. Bila ingin menambahkan telur, maka harganya menjadi Rp10.000 seporsi.

“Bapak buka setiap hari, mulai jam 06.00–12.30 WIB. Dari tahun 2000 jualan doclang, alhamdulillah sampai sekarang peminatnya banyak,” ucap Pak Nalih.
Sementara itu, Cika, salah seorang penikmat doclang mengatakan, bahwa doclang sebetulnya tidak jauh berbeda dengan ketoprak atau kupat tahu, hanya saja lontong yang ada di doclang dibungkus menggunakan daun patat.
“Jadi, ini juga yang bikin cita rasa lontong doclangnya enak. Dan, saus kacangnya memang sudah dibikin halus, tidak diulek seperti ketoprak, jauh lebih kental, gurih dan lezat,” kata Cika.
Menurut Cika, yang membuat doclang cocok dijadikan menu sarapan adalah komposisinya yang tidak berat dan tidak ringan pula, sehingga tidak membuat perut menjadi gampang mulas.
“Seporsi doclang itu paslah, ngga bikin cepet mulas. Beda kalau makan nasi kuning, karena makanan berat, jadi gampang bikin mulas,” pungkas Cika.