Berwirausaha di Kota Larantuka Raih Untung Lumayan
Editor: Makmun Hidayat
LARANTUKA — Menjual aneka kue termasuk roti di Kota Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), sebuah pekerjaan yang bisa mendatangkan penghasilan yang lumayan. Hal itu pula yang dilakoni Pius Ronaldo Beribe.
“Dari menjual macam-macam roti saja saya bisa meraup keuntungan minimal Rp3 juta per bulan,” kata Pius Ronaldo Beribe, wirausahawan muda yang ditemui di rumahnya di Kelurahan Amagarapati, Selasa (15/6/2021).
Ronald sapaannya mengatakan, dalam sehari bisa dua kali membuat roti saat pagi dan sore hari, meskipun dilanda pandemi corona namun penghasilan yang diperoleh tetap lumayan.
Ia mengatakan, meskipun banyak orang yang menjual kue, penjualan kue yang diproduksi dirinya bersama ibunya tetap laku terjual bahkan keuntungan yang diperoleh bisa meningkat.
“Kalau kita rajin dan memproduksinya dalam jumlah banyak maka penghasilan yang diperoleh pun lumayan. Saya hanya berdua saja bersama mama yang sudah tua sehingga produksi kami terbatas,” ucapnya.

Ronald memaparkan, roti kukus dijual Rp1.000 per buah, roti balok 4 buah Rp10 ribu, wajik 3 buah Rp5 ribu serta roti cokelat satu buah Rp1.000.
Dia mengaku tidak mau diperintah orang sehingga dirinya selalu berusaha untuk bekerja secara mandiri. Ia belajar membuat roti dari orangtuanya dan merintis berbagai usahanya dari nol sehingga meskipun pendapatan usahanya mengalami penurunan pun tidak terlalu drastis.
Disebutkannya, setiap tahun selalu menyisihkan waktu selama seminggu untuk ke luar daerah buat refreshing sekaligus melihat peluang usaha di tempat lain yang bisa dikembangkan di Kota Larantuka.
“Saya selalu bergaul dengan orang-orang pintar dan berpikiran maju sehingga bisa memotivasi dan memberikan masukan bagi saya untuk terus mengembangkan usaha,” tuturnya.
Ronald mengaku belum puas dengan apa yang dimiliki meskipun banyak yang mengatakan dia sudah sukses mengembangkan berbagai usaha tetapi ia belum menganggap sukses karena belum mempekerjakan orang lain dan membangun rumah sendiri.
Dia mengatakan, sejak dulu senang menjadi wirausaha karena ketika SMA pun sudah memilih jurusan untuk menjadi wirausaha dan bisa menjadi bos bagi diri sendiri serta ingin agar perkembangan hidupnya harus lebih baik.
“Ternyata setelah berjalan ada hal yang harus dibenahi seperti harus fokus dan tidak mudah percaya kepada orang lain untuk mengelola usaha yang kita miliki,” ucapnya.
Lelaki 28 tahun ini menyadari, pengalaman ternyata menjadi guru yang baik, mendewasakan kita untuk sabar dan iklas dalam berusaha mencapai sukses.
Ronald mengatakan, sampai sekarang pun dia tetap memulai usaha dengan modal pribadi tanpa mengharapkan bantuan dari siapa pun termasuk dari pemerintah.
Ia bersyukur selama pandemi corona usahanya tetap bertahan meskipun mengalami penurunan pendapatan, tapi menyiasati dengan mencari peluang usaha baru agar bisa meraih pendapatan.
“Saya mengharapkan anak muda agar mempergunakan waktu sebaik mungkin untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi diri sendiri,keluarga dan orang lain,” pesannya.
Ronald juga berpesan agar anak muda memanfaatkan waktu dengan baik serta berbicara dan mencuri ilmu dari orang-orang pintar yang sukses dalam pekerjaannya.
Ia menambahkan, yang paling penting, harus ada motivasi dalam diri, mempunyai perencanaan dan membaca peluang lalu tetapkan target dan mulai bekerja keras untuk mencapai target yang ditetapkan.
“Hidup semakin sulit sehingga harus bekerja keras untuk meraih sukses dan bergaullah dengan orang-orang yang bisa memberikan nilai positif bagi kita dalam meraih kesuksesan,” pintanya.
Sementara itu, Tammy Lewar salah seorang pegawai kontrak di kantor pemerintah mengaku dengan gaji per bulan yang hanya Rp800 ribu saat ini, dirinya pun harus memanfaatkan waktu untuk berbisnis.
Tammy mengaku berbisnis aneka barang melalui penjualan online dan pendapatan yang diperolehnya pun lumayan sehingga bisa membantu memenuhi kebutuhan keluarga.
“Kalau hanya mengandalkan gaji saja tidak cukup sehingga kita harus berbisnis. Peluang bisnis di Kota Larantuka terbuka lebar dan pendapatan yang diperoleh juga lumayan menggiurkan,” ucapnya.
Tammy mengatakan, menjual aneka barang secara online pun memberikan keuntungan jutaan rupiah setiap bulannya bahkan bisa melebihi pendapatan yang diperoleh menjadi tenaga kontrak.