Kemenkop motivasi wirausaha muda melalui kegiatan ini
Editor: Koko Triarko
JAKARTA, Cendana News – Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian Koperasi dan UKM, Siti Azizah berpesan agar wirausaha muda harus lebih jeli menemukan peluang.
Siti Azizah mengatakan, bahwa di balik situasi krisis ada kesempatan yang tidak dilihat orang lain.
Menurutnya, situasi yang berubah tidak ideal akibat krisis, bahkan terimbas resesi, adalah momentum bagi produsen, penjual, pemasar, dan wirausahawan untuk belajar lagi model bisnis.
Dan, Road to be Young Entrepreneur telah memfasilitasi lebih dari 1.800 wirausaha untuk diberikan Softskill Pra Pendampingan Wirausaha dan Konsultasi Bisnis,”kata Siti Azizah saat membuka kegiatan itu di Syahida Inn UIN Syarif Hidayatullah Ciputat, pekan ini.
Road to be Young Entrepreneur merupakan program Deputi Kewirausahaan dalam mensukseskan program nasional kewirausahaan.
Dia mengatakan, Road to be Young Entrepreneur telah memfasilitasi lebih dari 1.800 wirausaha muda.
Selain dihadiri oleh Deputi Kewirausahaan, acara pembukaan ini dihadiri pula oleh Destry Anna Sari, SH selaku Asisten Deputi Konsultasi Bisnis dan Pendampingan.
Kemudian, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Banten, Dr Suhendra, MM, Sekretaris Eksekutif PPEPM UIN Syarif Hidayatullah.
Kegiatan Road to be Young Entrepreneur khususnya terkait Kapasitas Bisnis Bagi Wirausaha melalui Konsultasi Bisnis ini menghadirkan tiga narsumber.
Ketiga narasumber itu adalah Riki Sonjaya selaku Entrepreneur Muda dan Mentor Kewirausahaan.
Dosen Ekonomi UIN Sarif Hidayatullah Ciputat, Cut Erika Ananda, dengan materinya tentang digital marketing.
Dan, Dr Arif Yunianto dari Penyuluh Pajak Ahli Madya membawakan materi tidak hanya terkait perpajakan, namun tetang entrepeneur sebagai mimpi generasi muda.
Riki Sonjaya selaku Entrepreneur Muda dan Mentor Kewirausahaan membahas tentang pentingnya menjadi wirausaha, kiat menjadi wirausaha muda, hingga sukses story wirausaha yang bisa membangkitkan semangat peserta.
Dosen Ekonomi UIN Sarif Hidayatullah Ciputat, Cut Erika Ananda melalui materi tentang digital marketing menyampaikan saat ini usaha harus berubah ke digital.
Menurutnya, banyak orang sukses namun tidak terlihat secara fisik usahanya.
“Zaman digital membuka peluang usaha secara terbuka dan luas kepada masyarakat, khususnya pemuda, ” katanya.
Dia mengatakan pula, bahwa marketing digital merupakan cara yang dilakukan oleh pelaku usaha jika ingin bertahan dan mencapai pangsa pasar yang lebih luas.
Sementara itu, Dr Arif Yunianto, mengatakan dengan semakin banyak wirausaha berdampak pada empat hal.
Pertama, menciptakan lapangan pekerjaan baru. Kedua, menciptakan iklim usaha yang baik. Ketiga, penyangga ekonomi utama dalam masa resesi, dan keempat bisa berkontribusi kepada negara melalui pajak.