Indef: Ekspansi Perbankan Syariah Tumbuh Positif

Editor: Makmun Hidayat

JAKARTA — Direktur Eksekutif Institute Development  for Ecobomics and Finance (INDEF), Tauhid Ahmad meyakini perbankan syariah akan tumbuh positif di tahun 2021. Salah satu indikator yang memberikan stimulus perbankan syariah bertumbuh adalah penggabungan bank syariah nasional menjadi Bank Syariah Indonesia (BSI).

Bahkan menurutnya, dilihat dari likuiditas dan indikatornya menunjukkan aset industri perbankan syariah masih potensial untuk terus bertumbuh di tengah badai Covid-19.

“Penggabungan ini dapat mendorong pengembangan industri perbankan syariah secara keseluruhan melakukan ekspansi lebih cepat di tahun 2021, ini,” ujar Tauhid kepada Cendana News, saat dihubungi Jumat (29/1/2021).

Namun demikian menurutnya, di tengah pemulihan ekonomi nasional akibat badai Covid-19, tentu tantangan pelaku perbankan syariah adalah harus menangkap peluang. Sehingga potensi yang ada dapat digerakkan untuk mendorong pertumbuhan perbankan syariah.

Dalam upayanya itu, pemerintah telah memberikan bantuan seperti restrukturisasi, Kredit Usaha Rakyat (KUR), dan bantuan sosial (bansos) produktik bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sebesar Rp 2,4 juta. Namun dimungkinkan kedepan bantuan ini akan berkurang, meskipun banyak unit usaha membutuhkan pembiayaan.

Maka menurutnya, peluang ini menjadi potensi besar bagi bank syariah untuk memberikan pembiayaan kepada unit usaha.

“Memang memilih pasar yang tepat di tengah kondisi Covid-19, cukup sulit. Tapi peluang ini harus diambil, ini potensi untuk bank syariah,” pungkasnya

Lihat juga...