Pohon Naungan Miliki Fungsi Ganda Kala Musim Kemarau

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

LAMPUNG – Pemanfaatan pohon naungan jadi cara efektif sebagian petani di Lampung Selatan (Lamsel) kala musim kemarau.

Kodrat Sumardi, petani di Dusun Gunung Goci, Desa Ruguk, Kecamatan Ketapang, menyebut, melakukan penanaman pohon naungan jenis akasia ,sengon, mangga dan kelapa. Semua jenis pohon naungan memiliki manfaat ganda kala kemarau.

Kodrat Sumardi, petani di Dusun Gunung Goci, Desa Ruguk, Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan memanfaatkan tanaman akasia sebagai naungan hidup pada tanaman pisang dan komoditas lain sekaligus penahan abrasi, Rabu (23/9/2020) – Foto: Henk Widi

Fungsi utama pohon naungan diakui Kodrat Sumardi berfungsi menciptakan lingkungan tumbuh sesuai dengan kondisi tanah. Saat kemarau melanda sejak Agustus silam berbagai jenis tanaman di bawah naungan tetap bertahan. Berbagai jenis tanaman pisang, kakao, kopi hingga tanaman sayuran bisa diminimalisir layu imbas terkena sinar matahari langsung.

Naungan hidup jenis pohon akasia sebut Kodrat Sumardi, menjadi habitat alami sejumlah burung. Kala musim berbunga tanaman itu menjadi sumber pakan bagi lebah madu. Pemilik lebah madu kerap menitipkan stove atau kotak budi daya agar mendapat sumber nektar dari bunga akasia. Selain akasia bunga mangga, kelengkeng, mindi, kaliandra bermanfaat untuk lebah madu.

“Di wilayah Ruguk sebagian petani memiliki budi daya lebah madu memanfaatkan tanaman akasia dan penghasil nektar yang fungsi utamanya sebagai tanaman naungan hidup bagi tanaman lain yang bertajuk lebih rendah,” terang Kodrat Sumardi saat ditemui Cendana News, Rabu (23/9/2020).

Sebagian tanaman akasia, sengon dan pohon kayu selain jadi naungan bagi tanaman lain bermanfaat untuk penahan longsor. Degradasi lahan yang digunakan sebagai lokasi penanaman komoditas jagung berimbas kualitas tanah menurun.

Dampaknya longsor dan tergerusnya unsur hara tanah cepat terjadi. Tanpa adanya pupuk kimia kesuburan tanah berkurang.

Keberadaan tanaman naungan menurut Kodrat Sumardi yang juga ketua dusun sangat bermanfaat. Rimbunan pohon naungan menghasilkan daun yang berguguran bisa menjadi pupuk kompos.

Pupuk kompos dari pembusukan daun bisa dikombinasikan dengan pupuk kandang yang ditebarkan pada tanah kebun. Hasilnya kesuburan tanah akan terjaga untuk berbagai jenis tanaman.

“Saat kemarau berbagai jenis pohon naungan bisa memberikan kesejukan, meredam debu dan menghasilkan oksigen,” papar Kodrat Sumardi.

Berbagai jenis pohon akasia menurut Kodrat Sumardi mudah dikembangkan dengan sistem generatif. Buah kering yang mudah tumbuh bisa digunakan sebagai bibit. Tanaman kayu tua usia enam tahun bisa digunakan sebagai bahan bangunan. Pembuatan kasau, papan untuk jendela dan pintu menghasilkan bahan bangunan dengan kualitas bagus.

Fungsi pohon naungan dimanfaatkan juga oleh Nurdin, petani di Dusun Simpur, Desa Penengahan, Kecamatan Penengahan. Berbagai jenis pohon yang masih dipertahankan meliputi simpur, medang, akasia dan sengon. Mempertahankan pohon naungan cukup efektif menjaga berbagai jenis tanaman bertajuk pendek.

Nurdin, pemilik kebun pisang di Desa Penengahan, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan tetap produktif selama kemarau imbas adanya tanaman lain sebagai naungan, Rabu (23/9/2020) – Foto: Henk Widi

“Sinar matahari tidak langsung mengenai tanaman pisang, kopi sehingga saat kemarau masih produktif,” bebernya.

Kehadiran tanaman naungan diakuinya memiliki fungsi hingga usia tertentu. Jenis tanaman sengon dan akasia menurutnya bisa dipanen saat usia enam hingga tujuh tahun. Tanaman pisang yang bisa dipanen setiap dua bulan akan menghasilkan secara ekonomis. Tanpa sinar matahari langsung mengenai tanaman buah pisang bisa berbuah lebih besar.

Penanaman pohon naungan yang dipilih memiliki perakaran kuat disebut Nurdin berfungsi menjaga erosi. Meski kemarau panjang sebagian tanaman menurutnya mulai meranggas. Ditandai daun yang gugur, berbagai jenis tanaman tersebut kembali akan bersemi saat musim penghujan. Daun yang gugur akan menjadi pupuk alami bagi tanaman di bawahnya.

Jupri, petani lain menyebut kala kemarau tanaman dengan kanopi menjaga rumput di lahan kebun miliknya. Tanpa kanopi hidup jenis rumput gajahan dan odot yang sengaja ditanam pada lahan kebun miliknya akan mati. Pohon naungan menjadi penjaga bagi tanaman ternak jenis sapi dan kambing.

Pilihan menanam pohon mindi, sengon bahkan menjadi sumber pakan ternak kambing kala kemarau. Musim kemarau yang belum usai sebut Jupri sangat bergantung pada sejumlah tanaman naungan.

Sebab keberadaan tanaman dengan akar yang kuat menjadi peresap air bagi sumur dan belik untuk kebutuhan air warga di perbukitan wilayah tersebut.

Lihat juga...