Klaster Perkantoran Bermunculan di Banyumas
Redaktur: Satmoko Budi Santoso
PURWOKERTO – Pelaksanaan swab test massal yang gencar dilakukan Pemkab Banyumas membuat banyak ditemukan kasus positif Covid-19 baru. Diantaranya dari kalangan perkantoran.
Setelah anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Banyumas dan pegawai Mal Pelayanan Publik (MPP) yang diketahui positif Covid-19, sekarang giliran pekerja di Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsospermades) Kabupaten Banyumas yang terkonfirmasi positif Covid-19.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyumas, Sadiyanto, membenarkan adanya satu orang pekerja di Dinsospermades yang positif Covid-19. Saat ini yang bersangkutan masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Margono Soekardjo Purwokerto.
“Ada satu pekerja (Dinsospermades) yang positif Covid-19 dan sudah ditangani, tindakan pencegahan juga sudah dilakukan, seperti swab test terhadap pegawai yang satu kantor serta penyemprotan disinfektan di area kantor,” jelasnya, Jumat (7/8/2020).
Kepala Dinsospermades Kabupaten Banyumas mengatakan, pekerja tersebut bekerja di bagian rehabilitasi sosial. Ia tinggal dan menetap di Banyumas, namun masih tercatat sebagai warga Kabupaten Banjarnegara dalam Kartu Tanda Penduduk (KTP).
“Di Banyumas ia tinggal di Kelurahan Teluk, Kecamatan Purwokerto Selatan dan sebelum dinyatakan positif Covid-19, ia terlihat sehat-sehat saja, sehingga kemungkinan merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG),” katanya.
Dinsospermades bukanlah dinas pertama yang diketahui terdapat kasus positif Covid-19. Sebelumnya, 6 orang pegawai Mal Pelayanan Publik (MPP) juga dinyatakan positif Covid-19.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Banyumas, Amrin Ma’ruf mengatakan, hasil swab test terhadap 100 orang pegawai di DPMPTSP serta pegawai yang bertugas di MPP sudah keluar dan semuanya dinyatakan negatif.
“Hasil swab test 100 orang pegawai di dinas kami sudah keluar dan alhamdulillah semua negatif, sehingga mulai hari Senin (3/8/2020) kemarin, MPP sudah mulai dibuka kembali,” kata Amrin.
Sementara itu, sampai dengan hari ini, Dinkes Kabupaten Banyumas sudah melakukan swab test massal sebanyak 4.702 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 89 orang terkonfirmasi positif Covid-19. Termasuk beberapa pegawai di perkantoran.
Sadiyanto menjelaskan, ada dua jenis swab yaitu swab massal dan swab reguler. Swab reguler dilakukan oleh pihak rumah sakit atau dari hasil tracking dengan kontak dekat dan swab massal merupakan swab test yang dilakukan di tempat umum seperti yang sekarang sedang gencar dilaksanakan, misalnya di pasar-pasar tradisional, pusat keramaian, perkantoran dan lainnya.