Sejumlah Calon Siswa Baru di Bantul Daftar Langsung ke Sekolah
Editor: Koko Triarko
YOGYAKARTA – Meski proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMP di kabupaten Bantul digelar secara Real Time Online (RTO), namun masih banyak siswa maupun wali murid yang datang langsung ke sekolah pada proses pendaftaran hari pertama, Kamis (25/6/2020).
Didampingi orang tua/wali murid masing-masing, para siswa datang ke sekolah untuk menanyakan langsung proses PPDB ke pihak panitia sekolah. Selain karena tidak mengetahui alur proses PPDB secara online, mereka juga datang karena berasal dari luar daerah, sehingga harus memasukkan berkas secara langsung.
“Banyak siswa/wali murid yang tidak percaya diri melakukan proses pendaftaran secara online. Ada yang memang tidak bisa. Tetapi ada pula yang merasa kurang mantap jika tidak datang langsung ke sekolah. Meski begitu, semua tetap kita layani dan kita bantu, nanun dengan mengikuti protokol kesehatan yang ada,” kata kepala sekolah SMP Negeri 1 Kasihan, Bantul, Supratikna, Kamis (25/6/2020).

Supratikna mengatakan, pada Kamis hari ini pihak sekolah menggelar proses pendaftaran 3 jalur sekaligus, yakni jalur prestasi, jalur afirmasi atau siswa tidak mampu, serta jalur perpindahan tugas orang tua.
Pendaftaran ketiga jalur ini digelar mulai Kamis-Sabtu (25-27/6/2020). Sementara proses PPDB jalur reguler atau zonasi akan digelar pada Senin (29/6/2020) hingga Rabu (01/7/2020) mendatang.
“Untuk siswa yang berasal dari Bantul, sebenarnya bisa langsung mendaftar secara online dari rumah masing-masing. Tinggal memasukkan NIK saja karena semua datanya sudah secara otomatis akan masuk. Pihak sekolah nanti tinggal memverifikasi saja. Namun untuk siswa dari luar daerah/luar Bantul, memang harus melakukan entri data terlebih dahulu ke sekolah. Karena kan data basenya tidak ada,” jelasnya.
Untuk melayani siswa maupun wali murid yang datang langsung ke sekolah, pihak SMP Negeri 1 Kasihan menyiapkan sedikitnya 15 orang tenaga. Mereka nampak mengenakan alat pelindung diri seperti masker wajah, sebagai standar protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah di masa pandemi Covid-19 saat ini.
“Kita menerapkan prosedur standar kesehatan kepada setiap tamu yang datang ke sekolah. Mulai dari pengetesan suhu badan, pemakaian masker, cuci tangan dengan sabun serta pamakaian handsanitizer. Semua dilakukan untuk mencegah dan mengantisipasi adanya penularan virus Corona,” ungkapnya.
Dalam PPDB 2020 ini, SMP Negeri 1 Kasihan Bantul memiliki kuota 114 kursi siswa baru. Dari jumlah itu, 25 persen kursi diperuntukkan bagi siswa jalur afirmasi atau tidak mampu, 25 persen bagi siswa jalur prestasi, serta sisanya 5 persen untuk siswa jalur perpindahan tugas orang tua.