Wujudkan Pendidikan Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka, UCY-PTUN Yogyakarta Jalin Kerjasama
YOGYAKARTA, Cendana News — Sebagai upaya mewujudkan pendidikan Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka, Universitas Cokroaminoto Yogyakarta (UCY) serta Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Yogyakarta menjalin kerjasama yang ditandai dengan Penandatanganan MoU, belum lama ini.
Rektor UCY, Ciptasari Prabawanti SPsi MSc PhD mengatakan dalam program pendidikan Kampus Merdeka dan Merdeka Belajar, setiap mahasiswa dituntut untuk bisa terjun ke dunia kerja dengan melakukan praktek kerja lapangan atau magang di sejumlah instansi sesuai minat dan bidang masing-masing.
Hal semacam ini dinilai sangat penting agar para mahasiswa dari kalangan perguruan tinggi tidak hanya mempelajari teori saja. Namun juga mampu mengimplementasikan teori yang mereka pelajari di kampus tersebut ke dalam dunia kerja.
“Program merdeka belajar dan kampus merdeka ini menuntut mahasiswa serta dosen untuk melakukan percepatan masuk atau praktek di dunia kerja. Karena itu lewat kerjasama ini kita berharap mahasiswa UCY bisa melakukan magang di PTUN. Termasuk juga nantinya mengundang pihak PTUN hadir ke kampus untuk memberi kuliah umum, dalam rangka memberi gambaran pada mahasiswa tentang dunia kerja,” katanya.
Selama setahun terakhir, UCY sendiri telah menjalin kerjasama dengan sejumlah pihak, baik itu Pengadilan Tinggi, Pengadilan Militer hingga Pengadilan Tata Usaha Negara, terkait penempatan magang mahasiswa. Nantinya setiap mahasiswa bisa memilih lokasi magang yang disesuaikan dengan minat dan mata kuliah masing-masing dengan masa waktu tertentu yang telah disepakati.
Sementara itu, Ketua PTUN Yogyakarta DR Agus Budi Susilo SH MH mengaku menyambut baik dan sangat mendukung kerjasama ini. Menurutnya kerjasama ini merupakan salah satu tugas dan kewajiban PTUN dalam memberikan pelayanan bagi para non pencarian keadilan. Termasuk diantaranya dengan perguruan tinggi. Yakni dalam melakukan penelitian hingga magang mahasiswa.
“Kita siap full bantu memfasilitasi. Karena selama ini kita juga sudah menjalin kerjasama dengan sejumlah Perguruan Tinggi lain. Intinya kita siap memberikan pelayanan, pendampingan dan memfasilitasi. Tidak hanya pada mahasiswa saja, tapi juga para dosen. Termasuk melakukan kerjasama lain,” katanya.
Menurut Agus Budi sendiri, dunia pendidikan dan praktisi ibarat seperti dua sisi mata uang yang tidak dipisahkan. Karena keduanya saling membutuhkan dan harus saling mendukung.
“Mudah-mudahan dengan kegiatan magang ini mahasiswa bisa mendapatkan hal-hal yang tidak didapatkan di kampus. Sehingga mereka siap terjun di lapangan, dan tidak bingung saat mulai masuk ke dunia kerja. Apalagi di dunia hukum peraturan dan perundangan terus berkembang dan berubah,” katanya.