Sambut ‘New Normal’ Unipa Maumere Berlakukan Protap Kesehatan

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

MAUMERE – Setelah menerapkan kuliah secara online selama masa pandemi Corona, Kampus Universitas Nusa Nipa (Unipa) Maumere, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), mulai melakukan kuliah secara tatap muka.

Menjelang pemberlakuan new normal Unipa Maumere mulai membuat ketentuan karena selama masa pandemi Corona perkuliahan dilakukan secara online.

“Selama pandemi perkuliahan dilakukan secara online tapi menjelang new normal kami mulai lakukan pembelajaran tatap muka. Tapi sehari satu fakultas atau satu hari satu bidang studi, kalau rombongan belajarnya banyak,” kata Rektor Unipa Maumere, Kabupaten Sikka, NTT,  Dr. Angelinus Vincentius, M.Si, Kamis (11/6/2020).

Rektor Universitas Nusa Nipa (Unipa) Maumere, Kabupaten Sikka, NTT,  Dr. Angelinus Vincentius, M.Si,  saat ditemui di ruangan kerjanya, Kamis (11/6/2020). Foto: Ebed de Rosary

Angelinus mengatakan, setiap pengajar, pegawai, mahasiswa dan calon mahasiswa tetap melewati satu pintu yang disiapkan di depan kampus dimana harus melakukan pemeriksaan kesehatan sesuai ketentuan pemerintah.

Semua yang masuk ke kampus sebutnya, akan diperiksa suhu tubuhnya dan kalau memenuhi syarat maka boleh masuk. Semua orang lanjutnya, wajib memakai masker dan mencuci tangan di tempat yang sudah disiapkan.

“Kami juga mengimbau kepada semua orang yang datang ke kampus agar menjaga jarak fisik dan menghindari kerumunan sesuai protap pemerintah. Jika sudah selesai kuliah maka mahasiswa diimbau segera pulang,” tuturnya.

Angelinus menyebutkan, kapasitas ruangan 60 orang diatur hingga hanya 30 orang saja dan karena ruangan banyak sehingga bisa dipergunakan dan diatur oleh akademik.

Masih ada tatap muka juga dengan dosen secara pribadi ucapnya, tapi dibatasi per orang. Sebab masih ada mahasiswa yang memiliki keperluan khusus bertemu dosen untuk konsultasi dan mendapatkan bimbingan.

“Jika rombongan belajarnya banyak, maka mempergunakan aula yang daya tampungnya banyak, sehingga dosennya tidak mengajar dua kali. Kita mengambil langkah ini penuh kehati-hatian,” tegasnya.

Memang kendala tandas Angelinus selalu ada, misalnya saat masuk ke kompleks kampus memakai masker tapi saat di dalam kampus dilepas, sehingga pihaknya mengimbau agar ada kesadaran semua pihak.

Pandemi ini sebutnya memang menyulitkan, dan tidak ada yang bisa menerapkan protap secara sempurna karena pasti ada satu-dua orang yang tidak patuh.

“Perubahan selalu ada untuk disesuaikan mengikuti protap kesehatan dari pemerintah. Kami harus lakukan sosialisasi sehingga mahasiswa dan pegawai bisa beradaptasi dengan situasi terkait penerapan protap kesehatan di masa new normal,” ungkapnya.

Sebelum memulai perkuliahan sambung Angelinus, manajemen juga melakukan penyemprotan disinfektan terlebih dahulu.

Kampus Unipa Maumere ujarnya, menerapkan metode pembelajaran Bauran dengan menggabungkan perkuliahan online, offline dan tatap muka secara langsung.

“Kita harapkan dengan metode ini pembelajaran bisa maksimal. Tetapi tentu semua tergantung kepada partisipasi aktif mahasiswa, dosen dan infrastruktur pendukung termasuk kesediaan mahasiswa dan penguasaan teknologi,”tuturnya.

Angelinus melihat situasi yang sulit saat pandemi Corona ini membuat semua orang dipaksa untuk menguasai informasi dan teknologi dan semua belajar bersama.

“Saya berharap segala kreasi yang dibuat bersama terkait pembelajaran yang dilakukan di Unipa Maumere bisa menghasilkan out put yang baik tentunya,” ungkapnya.

Sementara itu, Fransiska Nona, salah seorang mahasiswa mengaku lebih senang dengan adanya pembelajaran secara tatap muka karena bisa mendengar lebih jelas materi yang disampaikan dosen.

Siska menyebutkan, selama ini dirinya pun mengalami kesulitan terkait jaringan seluler apalagi saat pulsa data juga tidak mencukupi untuk mendengar materi saat pembelajaran online.

“Memang masa pandemi Corvid-19 membuat kami juga terpaksa belajar secara online. Kita berharap agar selama era new normal pembelajaran juga bisa berlangsung dengan baik,” ungkapnya.

Lihat juga...