UCY Perluas Akses Magang Wujudkan Program Merdeka Belajar
Editor: Koko Triarko
YOGYAKARTA – Sejumlah Perguruan Tinggi di Yogyakarta terus mendorong implementasi Kampus Merdeka yang merupakan bagian dari program Merdeka Belajar di lingkungan pendidikan masing-masing. Salah satunya dengan mendorong mahasiswa melaksanakan kegiatan pembelajaran di luar lingkungan kampus, melalui program internship atau magang.
Seperti dilakukan Universitas Cokroaminoto Yogyakarta (UCY). Guna memastikan mahasiswanya bisa mengikuti kegiatan magang sesuai bidang keahlian dan minat masing-masing, pihak universitas terus berupaya menyediakan tempat instansi magang yang bervariasi. Hal tersebut diwujudkan dengan menjalin kerja sama dengan berbagai pihak.
Terakhir, Fakultas Hukum dan Fakultas Ekonomi UCY melakukan kerja sama yang ditandai dengan penandatanganan MoU dengan tiga lembaga/instansi sekaligus. Yakni, Pengadilan Militer II/11 Yogyakarta, Federasi Advokat Republik Indonesia (Ferari), serta Sharia Banking Training Center (SBTC) Career Center Yogyakarta yang merupakan lembaga konsultan dan training perbankan.
Rektor UCY, Ciptasari Prabawanti, S.Psi., M.Sc., PhD., mengatakan kerja sama ini dilakukan univeristas sebagai upaya memenuhi kebutuhan mahasiswa dalam proses magang di luar lingkungan kampus. Dengan kebutuhan magang mahasiswa yang bervariasi, maka kampus dituntut untuk melakukan kerja sama dengan berbagai pihak.
“Ini diperlukan agar mahasiswa bisa memilih tempat magang yang sesuai kebutuhan dan keinginan masing-masing. Karena itu, secara bertahap kita akan terus menjalin kerja sama dengan berbagai pihak agar semua prodi bisa terpenuhi. Rencananya, kegiatan magang ini akan diberikan pada mahasiswa semester 2-8,” ujarnya, di kampus setempat.
Lewat kegiatan magang ini, para mahasiswa khususnya dari prodi terkait, bisa mempraktikkan pembelajaran teori yang telah diberikan di kelas secara langsung di lapangan. Sehingga, dengan begitu skill dan kompetensi mahasiswa dapat makin terasah, yang akan sangat dibutuhkan bagi mahasiswa saat memasuki dunia kerja nantinya.
Ketua Umum Ferari, DR. (Yuris) DR. (Mp) Haji Teguh Samudera, SH., MH., selaku salah satu pihak yang melakukan kerja sama, mengatakan siap membimbing para mahasiswa dalam pelatihan yang rencananya akan digelar tiap 3 bulan sekali. Baik itu menyangkut Ilmu hukum, strategi hukum, maupun politik hukum.
Lewat kegiatan magang, para mahasiswa juga dinilai akan bisa mengikuti dan belajar mengenai proses-proses persidangan secara langsung, baik terkait penyidikan di kepolisian, pengadilan, atau kejaksaan.
“Kita juga berencana memuat kaukus bagi mahasiswa hukum, agar mereka bisa ahli dalam bidang hukum perlindungan konsumen. Hal ini diperlukan agar mahasiswa paham sesuai kualifikasi yang dibutuhkan. Sementara bagi mahasiswa yang berminat di bidang advokat juga akan kita berikan pendidikan khusus. Sehingga tidak akan ada pihak lain yang bisa menghalangi atau mengebiri hak masyarakat, termasuk mahasiswa untuk menjadi advokat,” katanya.