DCML Argomulyo Targetkan Peningkatan Income Petani di Program Kemandirian Pangan
Editor: Mahadeva
YOGYAKARTA – Selain mengoptimalkan produksi pangan secara menyeluruh di tingkat desa, salah satu target program kemandirian pangan yang telah dicanangkan Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML) Argomulyo adalah, meningkatkan income atau pendapatan seluruh petani.
Tim Kelompok Kerja (Pokja) Pengembangan Kemandirian Desa Argomulyo, yang baru saja dibentuk lewat Musyawarah Desa, Selasa (9/6/2020) lalu berani mentargetkan, dalam kurun waktu 1 tahun ke depan hal tersebut sudah harus tercapai.
“Lewat Musdes ini, Yayasan Damandiri berupaya mendorong masyarakat Argomulyo bisa mencapai kemandirian pangan. Tidak sekedar ketahanan saja. Sehingga petani bisa mendapatkan income. Paling tidak 1 tahun ke depan, penghasilan petani minimal harus UMR + 20 persen,” ujar Sekretaris Pokja Pengembangan Kemandirian Desa Argomulyo, Gatot Nugroho.
Untuk bisa mencapai pendapatan sebanyak itu, Gatot yang juga Manager Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Argomulyo menyebut, syaratnya setiap petani harus terus produktif dan mau bekerja. Tim Pokja Pengembangan Kemandirian yang terdiri dari berbagai elemen baik itu tokoh masyarakat, koperasi, pemerintah tingkat desa, PPL kecamatan hingga pemuda karang taruna serta Gapoktan, akan selalu mendukung para petani.

“Tim Pokja Pengembangan Kemandirian Desa tentu akan terus membimbing petani. Yakni untuk bersama-sama bagaimana meningkatkan produksi dan mewujudkan kemandirian pangan secara menyeluruh. Baik itu di bidang tanaman pangan, holtikultura peternakan, perikanan dan lain sebagainya,” tandasnya.
Selain meningkatkan dan memaksimalkan kualitas SDM khususnya para petani muda, berbagai upaya juga dilakukan Tim Pokja Pengembangan Kemandirian Pangan Desa Argomulyo. Seperti, memaksimalkan lahan dengan intensifikasi, diversifikasi, maupun ekstensifikasi. “Misalnya kita punya peternakan, mestinya limbah jangan hanya dibuang, harus bisa diolah menjadi pupuk untuk kebutuhan pupuk di Desa Argomulyo. Jangan sampai kita membeli pupuk dari luar. Lalu juga inovasi pola tanam, jika selama ini padi, padi padi. Bisa diganti padi padi palawija sehingga bisa mengatasi hama tikus. Termasuk misalnya penerapan mina padi. Sehingga dari satu lahan saja bisa menghasilkan dua komoditas sekaligus,” ungkapnya.
Sebagaimana diketahui, Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML) Argomulyo, yang merupakan desa binaan Yayasan Damandiri, menggelar Musyawarah Desa (Musdes). Kegiatannya melibatkan berbagai pihak. Musdes digelar sebagai salah satu upaya dalam rangka membangun, mengembangkan, serta mewujudkan Kemandirian Pangan Desa di Argomulyo.
Dari kegiatan yang diinisiasi dan didukung Yayasan Damandiri tersebut, diharapkan masyarakat DCML Argomulyo dengan Musdes bisa bersepakat membentuk Tim Kelompok Kerja Pengembangan Kemandirian Desa. Misi utama Pokja adalah, meningkatkan kualitas SDM untuk mencapai kemandirian pangan Desa Argomulyo. Pokja memiliki tugas dan fungsi, mengidentifikasi, mengkaji, mengevaluasi serta memberikan solusi atas berbagai persoalan di sektor pertanian.