Sebanyak 124 Warga Papua Positif Covid-19
JAYAPURA – Hingga Rabu (22/4/2020), sebanyak 124 warga Papua, dinyatakan positif terinfeksi COVID-19. Dengan demikian terjadi penambahan lima orang pasien positif.
“Warga yang positif itu tersebar di 11 kabupaten dan kota, yang meliputi Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Boven Digul, Biak Numfor, Keerom, Mimika, Merauke, Sarmi, Nabire, Jayawijaya dan Kabupaten Mamberamo Tengah,” kata Jubir Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penanganan COVID-19 Provinsi Papua, dr. Silwanus Sumule, Rabu (22/4/2020).
Tercatat ada 84 orang dirawat di berbagai rumah sakit, dan 33 orang dinyatakan sembuh. Sedangkan yang meninggal berjumlah tujuh orang. Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak ada 160 orang dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) tercatat ada 3.741 orang.
Banyaknya warga yang terpapar COVID-19 itu diduga akibat belum efektifnya pelaksanaan jaga jarak fisik (physical distancing) di masyarakat. Sehingga virus mematikan itu mudah menyebar di tengah masyarakat. Penyebaran yang terjadi saat ini terindikasi sudah melalui transmisi lokal. “Namun, untuk memastikan berapa besar harus dilakukan penelitian epidemiologi,” ungkap Silwanus Sumule, yang juga Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Papua itu.
Sementara itu, Pemprov Papua mulai Rabu (22/4/2020), kembali memperpanjang pemberlakuan pembatasan sosial karna wabah COVID-19. Pembatasan sosial diberlakukan hingga 6 Mei 2020.
Wagub Papua, Klemen Tinal, seusai rapat forkopimda yang dihadiri Ketua DPR Papua, Kapolda Papua dan Pangdam XVII Cenderawasih mengatakan, Pemprov Papua memperpanjang pemberlakuan pembatasan sosial karena jumlah warga yang positif COVID-19 terus meningkat. “Perpanjangan mulai efektif diberlakukan 24 April hingga 6 Mei,” kata Wagub Tinal.
Wagub Tinal menyebut, saat ini Papua berada di urutan ke enam jumlah pasien positif secara nasional, posisinya di bawah Bali. Namun demikian, kendati jumlah yang positif tinggi, diklaim tingkat kesembuhan di Papua tertinggi, yakni mencapai 27 persen. (Ant)