MA Pilih Ketua Baru untuk Lima Tahun ke Depan

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

JAKARTA – Ketua Mahkamah Agung (MA), Hatta Ali, membuka sidang pemilihan Ketua MA baru periode 2020-2025 dengan memakai masker. Hatta Ali sendiri  memasuki masa purna bakti terhitung tanggal 7 April 2020, setelah 8 tahun menjadi Ketua MA sejak tahun 2012.

Pemilihan sendiri dimulai sejak pukul 10.00 WIB di ruang Koesoemah Atmajah lewat live streaming, dan saat ini proses pemilihan masih berlangsung lewat live streaming.

“Pemilihan Ketua MA dimulai pukul 10.00 WIB, dan disiarkan secara langsung lewat live streaming dari ruang Koesoemah Atmajah,” kata Juru Bicara MA, Andi Samsan Nganro, saat dihubungi di Gedung MA, Jakarta, Senin (6/4/2020).

Andi menyebutkan, ada 47 hakim agung yang memilih Ketua, karena 47 hakim agung tersebut merupakan jumlah seluruh hakim agung yang ada saat ini. Nantinya mereka memilih Ketua MA dengan masing-masing hakim agung memiliki hak dipilih dan memilih.

Saat membuka sidang sendiri, Ketua MA Hatta Ali dan semua hakim agung menggunakan masker, hal ini sesuai dengan imbauan pemerintah untuk menggunakan masker. Bukan hanya itu para hakim agung juga duduk antara satu sama lain berjarak 2,5 meter.

“Tata persidangan  mengikuti protokoler menggunakan masker dan jarak satu hakim agung dengan yang lain 2,5 meter,” tegasnya.

Selama menjadi Ketua MA, Hatta Ali tidak seperti 12 Ketua MA sebelumnya yang tetap mengadili perkara. Hatta Ali memilih menanggalkan palu dan tidak mengadili perkara sama sekali. Meski demikian, banyak hal yang belum bisa diatasinya, salah satunya soal mafia perkara di pengadilan.

Hatta Ali merupakan Ketua MA ke-13 pada 2012 hingga 2017, menggantikan Harifin Tumpa yang memasuki purba bakti. Setelah itu ia terpilih kembali 5 tahun ke depan. Tapi, karena Hatta Ali pensiun sebagai hakim agung tahun ini, ia harus menyudahi kepemimpinannya.

Lihat juga...