Sejumlah PT di Semarang Perpanjang Masa Kuliah ‘Online’

Editor: Koko Triarko

Rektor UPGRIS Dr Muhdi, saat ditemui di kampus I Sidodadi, Semarang, Kamis (26/3/2020). –Foto: Arixc Ardana

SEMARANG – Sejumlah perguruan tinggi di Semarang, memperpanjang masa perkuliahan online, salah satunya Universitas PGRI Semarang (UPGRIS). Jika sebelumnya batas kuliah daring atau online hanya sampai 30 Maret, seiring perkembangan penyebaran virus Corona yang kian masif, diperpanjang hingga 30 April 2020.

“Kita perpanjang masa perkuliahan dan bimbingan secara daring atau online dari rumah tinggal atau kostan masing-masing mahasiswa hingga 30 April mendatang. Batas ini juga bisa diperpanjang lagi, jika keadaan belum memungkinkan,” papar Rektor UPGRIS, Dr. Muhdi, di kampus I Sidodadi, Semarang, Kamis (26/3/2020).

Tidak hanya itu, dosen dan tenaga kependidikan UPGRIS sepenuhnya melaksanakan tugas dan pekerjaan dari rumah atau tempat tinggal masing-masing (work from home), mulai tanggal 26 Maret 2020 hingga 11 April 2020.

“Kita juga akan melihat situasi perkembangannya, kalau tidak memungkinkan, tentu kita perpanjang lagi kebijakan WFH ini,” jelasnya lebih lanjut.

Terkait pelayanan administrasi akademik dan keuangan, termasuk pembayaran uang kuliah dan lainnya, juga dilakukan secara online.

“Selain kegiatan akademik, acara nonakademik di kampus juga ditunda atau ditiadakan, sampai pemberitahuan selanjutnya. Jadi, unit kegiatan mahasiswa (UKM) juga tidak ada. Semua belajar di rumah masing-masing,” tandasnya.

Muhdi menandaskan, jika terpaksa harus ada kegiatan, sehingga mengharuskan civitas akademika UPGRIS harus masuk atau keluar kampus, kesemuanya atas seizin Rektor.

“Saya juga sudah tugaskan kepada para Wakil Rektor, Dekan, Direktur, Ketua Lembaga dan pimpinan unit kerja, untuk mengatur secara teknis pelaksanaan, dengan mempertimbangkan kondisi kedaruratan dan standar keselamatan,” tegas Muhdi.

Kebijakan serupa juga diambil oleh Universitas Dian Nuswantoro (Udinus). Jika sebelumnya, melalui Surat Edaran Rektor Nomor 020/B.21/UDN-01/III/2020 tentang Pencegahan Penyebaran Infeksi Covid-19 di Lingkungan Udinus, sistem perkuliahan dalam bentuk kuliah tatap muka menjadi pembelajaran daring terhitung mulai 16-27 Maret 2020, dan mahasiswa masuk pada 30 Maret 2020.

Kini, seiring perkembangan situasi, menjadi pembelajaran daring tersebut diperpanjang hingga 30 April 2020. “Sudah diputuskan untuk memperpanjang masa kuliah daring, dari sebelumnya mahasiswa bisa masuk per 30 Maret, kita perpanjang hingga 30 April,” papar Humas Udinus Nining Sekar.

Sementara, Humas Universitas Negeri Semarang (Unnes) Burhan, mengaku sejauh ini belum ada perubahan kebijakan terkait kuliah daring, dalam menyikapi penyebaran virus Corona.

“Pelaksanaan kulaih dari, belajar dari rumah, masih seperti edaraan di awal bulan Maret kemarin. Kita lakukan hingga 11 April mendatang. Saat ini kebijakan belum berubah, namun bisa jadi akan dievaluasi, melihat kondisi perkembangan di lapangan,” pungkasnya.

Lihat juga...