Menikmati Nasi Merah dan Terong Khas Sikka

Editor: Makmun Hidayat

MAUMERE — Nasi merah merupakan nasi khas yang biasa dikonsumsi masyarakat di Nusa Tenggara Timur (NTT) termasuk di Pulau Flores dan Kabupaten Sikka, karena beras merah banyak ditanam petani di kebun.

Untuk memasak nasi merah biasanya beras hitam dicampur dengan beras putih dari kebun atau ladang tetapi bisa juga dicampur menggunakan beras dari sawah di mana beras ini banyak dijual pedagang di pasar tradisional di Kabupaten Sikka maupun berbagai wilayah di NTT.

“Sekarang nasi merah banyak disukai pembeli karena rasanya lebih enak,” ungkap Severinus Jonson, pemilik rumah makan kuliner Jones di Pasar Wairkoja Kecamatan Kewapante, kota Maumere, Sabtu (14/3/2020).

Severinus Jonson pemilik rumah makan Kuliner Jones di Pasar Wairkoja, yang ditemui Sabtu (14/3/2020). -Foto Ebed de Rosary

Jones sapaannya mengatakan, beras hitam juga dipergunakan untuk membuat lekun, makanan lokal yang dibakar di bambu karena rasanya lebih enak sehingga banyak konsumen yang menyukainya.

Memasak nasi merah biasanya campuran beras putih lebih banyak dari beras hitam dan dikukus sehingga warnanya menjadi merah  dan rasanya pun lebih gurih apalagi menggunakan padi ladang.

“Kami selalu menghidangkan nasi merah dengan lauk terong dan tempe yang dibumbui. Terong pun harus terong cokelat yang banyak dijual petani di pasar tradisional,” jelasnya.

Untuk membuat lauk terong terang Jones, terong dipotong-potong dengan ukuran panjang 5 sampai 7 sentimeter lalu dibelah bagi dua baru setelah itu dikukus hingga matang dan dihidangkan.

Siapkan juga sambal tomat dimana tomat dicampur dengan lombok dan dihaluskan lalu digoreng dan jangan lupa tambahkan sedikit terasi, garam serta sedikit perasan jeruk nipis.

“Bisa juga dicampur dengan lauk tempe yang dipotong kecil-kecil lalu digoreng agar bisa dimakan bersama terong. Sambal tomat bisa ditaruh terpisah atau langsung dipiring,” ungkapnya.

Donatus Sani, salah seorang pengunjung yang ditemui mengaku selalu mengkonsumsi merah dengan lauk terong ditemani lauk ikan asing setiap hari Sabtu atau Minggu bila mampir ke rumah makan ini.

Natus sapaannya mengaku lebih senang mengkonsumsi beras merah apalagi padi ladang karena jarang menggunakan pupuk kimia dan pestisida sehinggga rasanya pun lebih enak dibandingkan beras dari padi sawah.

“Kalau tidak ada kesibukan saya selalu mampir makan di rumah makan ini setiap sabtu atau minggu. Kadang juga saat malam minggu di acara car free night di kota Maumere saya selalu makan nasi merah ini,” ujarnya.

Lihat juga...