DCML Dieng Kulon Dorong Warga Berwirausaha

Editor: Makmun Hidayat

YOGYAKARTA — Tingginya persaingan usaha yang ada di kawasan wisata dataran tinggi Dieng menjadi tantangan tersendiri bagi Koperasi Jasa KUD Pelita Sejahtera Mandiri Dieng Kulon, Batur, Banjarnegara, Jawa Tengah, dalam meningkatkan ekonomi warganya dengan mendorong berwirausaha. 

Pasalnya, sebagai kawasan wisata populer di Jawa Tengah, Dieng sejak lama telah menjadi tujuan utama para pelaku-pelaku usaha besar dalam menjalankan bisnisnya. Tidak saja dari sekitar wilayah Kabupaten Banjarnegara maupun Wonosobo saja, namun juga dari berbagai daerah lainnya di Indonesia.

“Memang tantangan kita itu, tidak hanya mendorong warga desa agar mau memulai usaha, namun juga bagaimana agar usaha tersebut bisa terus jalan dan tidak kalah bersaing dengan pelaku usaha dari daerah lain. Karena memang di Dieng ini kan sudah banyak sekali pelaku-pelaku usaha khususnya di bidang pariwisata,” ujar Manager Umum Koperasi Jasa KUD Pelita Sejahtera Mandiri Dieng Kulon, Amanullah saat dihubungi Cendana News, baru-baru ini.

Amanullah sendiri mengaku akan memanfaatkan program Modal Kita yang menjadi bagian program Desa Cerdas Mandiri Lestari yang dijalankan Yayasan Damandiri, di Desa Dieng Kulon, untuk mewujudkan hal tersebut. Dengan pemanfaatan pinjaman modal usaha ini, diharapkan warga Desa Dieng Kulon bisa bersaing dengan pelaku usaha dari daerah lain.

“Karena itu besaran jumlah modal menjadi sangat penting bagi pengembangan usaha warga. Sebab tanpa modal yang cukup, sulit bagi warga desa Dieng Kulon untuk bisa bersaing dengan pelaku-pelaku usaha lainnya,” ungkapnya.

Sebagai koperasi binaan Yayasan Damandiri, Koperasi Jasa KUD Pelita Sejahtera Mandiri Dieng Kulon, sendiri didirikan untuk meningkatkan perekonomian dan mengentaskan kemiskinan di Desa Dieng Kulon Batur Banjarnegara Jawa Tengah. Memanfaatkan potensi wisata yang ada, warga pun diberi akses pinjaman modal usaha melalui program Modal Kita, agar bisa memulai usaha.

Sejak didirikan tahun 2019 lalu, Koperasi Jasa KUD Pelita Sejahtera Mandiri Dieng Kulon hingga saat ini tercatat telah menggelontorkan dana pinjaman usaha mencapai Rp436 juta. Dana yang bersumber dari Yayasan Damandiri itu disalurkan kepada sebanyak 174 warga desa dalam bentuk pinjaman sebagai modal memulai usaha.

“Mayoritas besaran pinjaman per anggota/nasabah adalah sekitar Rp1-2 juta. Sebenarnya jumlah ini masih relatif kecil untuk memulai usaha. Apalagi di kawasan wisata Dieng yang persaingan usahanya cukup tinggi. Kita harapkan besaran alokasi ini nantinya bisa ditingkatkan hingga Rp25 juta,” katanya.

Lihat juga...