Kapolda NTT Prihatin Lihat Pasien DBD di Sikka
MAUMERE — Penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang mengganas dan menyerang ribuan warga Kabupaten Sikka, membuat Kapolda Nusa Tenggara Timur menyempatkan diri mengunjungi pasien terutama anak-anak yang dirawat di RS TC Hillers Maumere.
Kapolda NTT yang datang bersama sang istri pun merasa prihatin saat menjenguk pasien di ruangan anak rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Sikka ini dan berdialog dengan dokter spesialis anak dr. Mario B. Nara yang menangani para pasien.
“Penyakit DBD ini lebih banyak disebabkan oleh nyamuk, sehingga mari kita menjaga kebersihn di lingkungan kita secara bersama-sama supaya ke depannya tidak ada lagi terjadi KLB DBD seperti sekarang ini,” harap Irjen Pol. Hamidin, Sabtu (14/3/2020).
Hamidin mengatakan, personel polisi termasuk Polres Sikka terlibat total di mana seluruh kekuatan juga dikerahkan termasuk dokter kesehatan Polda NTT diikutsertakan membantu pasien demam berdarah.
Mantan Kapolda Sulawesi Selatan ini mengaku sudah berdialog dengan kepala Dinas Kesehatan Sikka dan dikatakan kasus DBD cenderung menurun sehingga akan dilihat perkembangannya.
“Apabila ada peningkatan kami akan mengirimkan dokter dari Polda NTT untuk membantu menangani pasien. Kami akan mengcover secara umum apabila terjadi kekurangan, dan bila stok dokter ada maka kami akan kirimkan ke sini,” ujarnya.
Sungguh sangat prihatin, sebut Hamidin, sebab demam berdarah ini hadir ketika secara global dan nasional sedang fokus pada penyakit corona dan ini menjadi perhatian bersama.
Di Sikka sedang terjadi KLB demam berdarah, ucapnya, di mana tentu sangat memprihatinkan sehingga secara pribadi dirinya sangat kasihan melihat anak-anak kecil diinfus.
Ia pun mengimbau agar bersama-sama menjaga kebersihan guna mencegah adanya penyakit menular seperti demam berdarah.
“Bantuan yang diberikan tidak berarti apa-apa, dan hanya sekedar mengingatkan masyarakat untuk menjaga kebersihan. Ada bantuan obat nyamuk dan lainnya dan kami berusaha untuk membantu masyarakat,” ujarnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, Petrus Herlemus menyebutkan, jumlah pasien hingga Sabtu (14/3/2020) mencapai 1.312 orang dengan jumlah korban meninggal anak-anak 14 orang .
Pasien DBD yang sedang dirawat di RS TC Hillers Maumere ungkap Petrus mencapai 94 orang di mana sebanyak 58 orangnya anak-anak yang sangat rentan terserang penyakit ini.
“Kami sedang melakukan perawatan dan terus dipantau kondisi para pasein sehingga dalam 2 sampai 3 hari ke depan para pasien yang dirawat bisa segera sembuh,” tuturnya.
Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, tambah Petrus, saat ini paling membutuhkan alat cek darah hematology analyzer untuk mendeteksi awal virus DBD sebab kondisi saat ini alatnya hanya 4 buah sementara jumlah Puskesmas di Kabupaten Sikka sebanyak 25 buah.
Dalam kunjungan Kapolda NTT ke RS TC Hillers bersama istri, turut juga memberikan bantuan berupa kelambu, obat nyamuk bakar elektrik serta raket nyamuk yang diserahkan kepada Kadis Kesehatan Sikka.