Dari Hobi, Pemuda ini Miliki Usaha Beromset Puluhan Juta
Redaktur: Muhsin E Bijo Dirajo
YOGYAKARTA — Berawal dari kecintaannya terhadap mainan mobil mini 4 WD atau biasa disebut Tamiya, seorang pemuda asal Yogyakarta, mampu mendirikan sebuah usaha berbasis hobi dengan omset mencapai Rp20 juta setiap bulannya. Dialah Arga Putra, (25) warga dusun Mbiru, Trihanggo, Gamping, Sleman, Yogyakarta.
Ditemui di tempat usahanya, Sang Surya Tamiya di Jalan Kabupaten, Arga mengaku mulai menekuni usahanya itu sejak masih duduk di bangku SMP. Di sela waktu senggangnya sepulang sekolah ia biasa melakukan hobinya bermain Tamiya sambil berjualan onderdil atau sperpart mobil mainan mini 4WD asal Jepang itu.
Kini setelah 10 tahun lebih menekuni usahanya, Arga pun telah memiliki outlet atau toko sendiri.
Selain menjual onderdil dan perlengkapan Tamiya, ia juga menerima servis atau perbaikan mainan mobil legendaris yang tidak pernah lekang waktu itu.
“Awalnya saya hanya hobi bermain Tamiya. Sejak masih umur 10 tahun sudah kenal Tamiya. Saya tertarik karena larinya kencang dan bisa untuk balapan. Tapi tidak ada resiko cidera seperti balapan sesungguhnya,” ungkapnya, Selasa (04/02/2020).
Diungkapkan Arga, Tamiya sendiri sebenarnya merupakan salah satu merk mainan mobil mini 4 WD asal Jepang. Sebagai pelopor dan pencetus pertama, Tamiya rutin meluncurkan produk-produk baru selama puluhan tahun. Dari situlah Tamiya dianggap menjadi mainan legendaris, yang kerap diburu sebagai koleksi berbagai kalangan penghobi.
“Selain sekedar dijadikan mainan koleksi, Tamiya ini juga ada kompetisinya. Ini rutin digelar di kota-kota besar di Indonesia. Setiap tahun juga ada kompetisi tingkat nasional. Kalau peminatnya justru lebih banyak berasal dari kalangan orang dewasa,” ungkapnya.
Layaknya mobil balap sesungguhnya, Tamiya bisa meluncur dengan kecepatan tinggi. Kecepatannya bahkan bisa mencapai 200 km per jam. Onderdil nya pun sangat beragam. Mulai dari mesin dinamo, gir, batu baterai, hingga velg hingga ban.
“Untuk sparepart itu yang mahal adalah yang orisinal merk Tamiya. Untuk kompetisi, satu set velg saja saja bisa mencapai Rp450 rb. Itu belum termasuk ban nya yang 1 buahnya saja bisa mencapai Rp100 ribu,” ungkapnya.
Sementara itu untuk koleksi, mainan Tamiya ternyata juga memiliki harga yang fantastis. Satu buah dengan seri produk yang langka bisa memilih harga yang sangat tinggi. Bahkan bisa mencapai Rp2,5 juta lebih.
“Karena itu peminatnya lebih banyak orang dewasa yang sudah bekerja. Biasanya mereka bermain Tamiya dis ela kesibukan bekerja. Untuk melepas penat. Sambil berkumpul bersama komunitas pecinta Tamiya,” ungkapnya.