Sambut Nataru, HK Siapkan 11 Rest Area di JTTS

Redaktur: Muhsin E Bijo Dirajo

LAMPUNG — Hadapi libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2019/2020, PT Hutama Karya (HK) menyiapkan sejumlah tempat istirahat (rest area) pada ruas Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter) hingga Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung.

Hanung Haninditio, Kepala Cabang PT HK ruas Bakter menyebutkan, sebanyak 11 rest area disiapkan dan salah satu unit sudah permanen. Fasilitas yang disediakan di antaranya toilet portable, tempat ibadah, warung sementara.

Faailitas stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) modular meliputi pertamax dan dex disediakan di 10 rest area. Sejumlah SPBU modular bekerjasama dengan Pertamina akan disediakan saat Nataru dengan jumlah BBM disediakan 3 kilo liter (KL) hingga 10 kilo liter.

“Pengguna jalan tol ruas Bakter hingga Terpeka bisa memanfaatkan sejumlah rest area sementara,” ungkap Hanung Haninditio saat dikonfirmasi Cendana News di Bakauheni, Selasa (17/12/2019)

Rest area yang sudah bisa digunakan sementara meliputi KM 33 AB, KM 87 AB, KM 115 AB, KM 163 A, Km 174 B, KM 205 A,KM 215 B dan KM 234 A.

Disebutkan juga, terdapat 16 gerbang tol (GT) terkoneksi dengan jalan lintas Sumatera. Di antaranya GT Pelabuhan Bakauheni, Bakauheni Selatan,Bakauheni Utara, Kalianda, Sidomulyo, Lematang, Kotabaru,Natar, Tegineneng, Gunung Sugih, Terbanggi Besar, Daya Murni, Bujung Tenuk,Tulung Randu, Way Kenanga dan Pematang Panggang.

Hanung Haninditio (berdiri), kepala Cabang PT Hutama Karya pengelola ruas tol Bakauheni-Terbanggi Besar Lampung saat menyampaikan kesiapan ruas tol Bakauheni-Terbanggi Besar di pelabuhan Bakauheni hadapi Nataru 2019-2020, Selasa (17/12/2019). Foto: Henk Widi

Hanung Haninditio juga memastikan sejumlah fasilitas keselamatan seperti ambulance, mobil pemadam kebakaran telah disiagakan. Pihaknya juga menjalin koordinasi dengan unit Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Lampung dan Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) Lampung.

Kapolres Lampung Selatan, AKBP Edi Purnomo, S.IK, menyebut koordinasi dengan PT HK akan dilakukan hingga ke pelabuhan Bakauheni. Pada operasi Nataru pihaknya telah menyiagakan puluhan pos pengamanan, pos pelayanan dan pos terpadu dengan mengerahkan 400 personel.

“Keberadaan jalan tol Sumatera berpotensi menimbulkan bottle neck di pelabuhan Bakauheni sehingga antisipasi dilakukan dengan rekayasa lalu lintas,” beber AKBP Edi Purnomo.

Kepada sejumlah pihak diantaranya PT HK selaku pengelola tol Sumatera, ASDP Bakauheni, penggunaan uang elektronik menjadi perhatian. Kapolres berharap sejumlah loket penjualan tiket disediakan sekitar 8 kilometer sebelum masuk pelabuhan.

Lihat juga...