Kawasan Wisata di Sumbar Berbenah Sambut Nataru

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

PADANG – Provinsi Sumatera Barat menjadi daerah yang paling banyak dikunjungi wisatawan baik dari nusantara maupun wisatawan asing di setiap liburan Natal dan perayaan pergantian tahun (Nataru) 2020.

Tercatat pada Nataru 2018 lalu, ada sebanyak 8 juta wisatawan nusantara dan 58 ribu wisatawan asing yang berlibur akhir tahun ke Sumatera Barat.

Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit, mengatakan, di setiap momen Nataru daerah-daerah yang menjadi titik kawasan perayaan Nataru baik nusantara dan asing banyak di Kota Padang dan Kota Bukittinggi.

Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit, yang ditemui di acara Badan Wakaf Indonesia di Aula Kantor Gubernur di Padang, Rabu (18/12/2019)/Foto: M. Noli Hendra

Sementara daerah lainnya seperti Kabupaten Pesisir Selatan, Agam, Tanah Datar, Limapuluh Kota, serta Solok dan Padangpariaman sekitarnya lebih banyak wisatawan nusantara.

Menurutnya, agar pada Nataru 2019 ini lebih ramai lagi kunjungan wisatawannya, maka perlu setiap daerah berbenah dalam hal menyiapkan lebih baik lagi  lokasi pariwisatanya. Mulai dari penginapan, lingkungan yang bersih, aman, serta kuliner yang dijual haruslah dalam tarif yang normal.

“Kepada kepala daerah bupati dan wali kota perlu melakukan pembenahan kawasan wisatanya, tidak hanya yang dikelola oleh pemerintah, tetapi juga wisata yang dikelola oleh swasta. Setidaknya Pemkab kabupaten dan kota mengeluarkan imbauan terkait persiapan Nataru,” katanya, Rabu (18/12/2019).

Nasrul menyatakan persiapan untuk Nataru penting dilakukan dari sisi pariwisata. Karena target dalam hal ini adalah wisatawan nusantara dan asing.

Apalagi daerah Sumatera Barat sudah terkenal dengan daerah  pariwisata. Sehingga di momen liburan akhir tahun, tidak dapat dielakkan  Sumatera Barat menjadi target kunjungan mereka.

Mengingat diperkirakan bakal ada ribuan wisatawan nusantara dan wisatawan asing yang bakal masuk ke Sumatera Barat, Pemprov Sumatera Barat juga melakukan persiapan dari segi pengamanan di lokasi-lokasi keramaian, serta pengamanan di lokasi rawan kecelakaan dan rawan bencana.

Hal ini mengingat, penghujung tahun ini daerah Sumatera Barat dalam kondisi cuaca hujan, sehingga alat berat perlu disiagakan saat Nataru mendatang.

“Tidak hanya tempat wisatanya yang perlu dibenahi, tapi pengamanan lainnya juga telah kita siapkan. Kenapa demikian, karena kita ingin wisatawan yang datang mendapatkan kesan yang baik saat berada di Sumatera Barat,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Provinsi Sumatera Barat, Dedy Diantolani, mengatakan, untuk mengantisipasi kerawanan serta gangguan keamanan, ketertiban dan kriminalitas pada Nataru di daerah, Satpol PP Provinsi Sumatera Barat melakukan patroli guna mendeteksi dini objek vital rawan pelanggaran Tibum dan Tranmas kabupaten dan kota di Sumatera Barat.

Ia menyatakan, selama liburan Nataru, dipastikan jalan-jalan utama menuju objek wisata akan mengalami peningkatan intensitas kendaraan. Begitu juga tempat-tempat strategis lainnya.

Pusat-pusat perbelanjaan dan pusat hiburan lainnya  akan mengalami peningkatan pengunjung. Tentunya pada kondisi tersebut, perlu adanya pengamanan dan pengawasan, agar tidak timbul gangguan Tibum dan Tranmas serta tindakan kriminal.

Selanjutnya, dalam rapat tersebut Dedy menegaskan, jajarannya siap bekerjasama dengan aparat terkait untuk mengamankan natal dan tahun baru, agar pelaksanaan nantinya berjalan lancar.

“Kita telah melakukan koordinasi dengan Polri dan TNI untuk pengamanan natal dan tahun baru. Kita juga akan melakukan patroli dan penjagaan di gereja yang dihadiri banyak  jamaah,” ungkapnya.

Selain itu kata Dedy, nantinya juga akan digelar operasi lilin Singgalang 2019 dan Nataru. Sasarannya adalah berkaitan gangguan keamanan, ketertiban, penyakit masyarakat, narkoba, miras dan kriminalitas.

Dedy mengingatkan masyarakat Sumatera Barat untuk saling menjaga ketenteraman dan keamanan masing-masing daerah, agar Ranah Minang sampai kapan pun tetap menjadi negeri yang damai dan rukun.

Lihat juga...