Rektor UCY: Mendikbud Baru Diharap Mampu Kejar Ketertinggalan

Editor: Koko Triarko

YOGYAKARTA – Kalangan perguruan tinggi berharap, agar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) yang baru akan bisa membawa dunia pendidikan Indonesia mampu menyiapkan generasi muda menjadi generasi utama di masa depan. Terlebih dalam 10 tahun ke depan, Indonesia akan memiliki bonus demografi, yang akan didominasi oleh para pemuda.

“Meski (Menteri Pendidikan yang baru) bukan dari latar belakang pendidikan, kita tidak boleh pesimis. Karena yang perlu digarisbawahi adalah visi-misinya. Dan hal semacam ini saya kira sudah biasa terjadi di banyak kementerian,” ujar Rektor Universitas Cokroaminoto Yogyakarta (UCY), Dr. Ciptasari Prabawanti, S.Psi., di sela acara Sidang Senat Terbuka, Wisuda Sarjana Periode 38 Tahun Ajaran 2018/2019 UCY, Sabtu (2/11/2019) siang.

Rektor UCY menilai kemampuan manajerial yang dimiliki Nadiem Makarim sebagai mendikbud yang baru, sangat dibutuhkan dan diharapkan akan berperan penting dalam menghadapi tantangan zaman di era baru seperti sekarang. Yakni dalam membangun skill maupun softskill para generasi muda di seluruh pelosok Tanah Air.

Rektor Universitas Cokroaminoto Yogyakarta (UCY) Dr. Ciptasari Prabawanti, S.Psi., di sela acara Sidang Senat Terbuka, Wisuda Sarjana Periode 38 Tahun Ajaran 2018/2019 UCY, Sabtu (02/11/2019) siang. –Foto: Jatmika H Kusmargana

“Kemampuan manajerial menjadi penting. Karena memang skill maupun softskill yang diperlukan generasi sekarang berbeda dengan sebelum-sebelumnya. Kita (dunia pendidikan) harus menyesuaikan dengan tuntutan baru semacam itu. Kita harus siap,” katanya.

Ciptasari mengatakan, pihaknya selama ini juga sudah banyak melakukan perubahan dan pembenahan, untuk menyiapkan seluruh mahasiswa agar mampu menghadapi tantangan di era digital. Adanya berbagai upaya percepatan ini diharapkan akan mampu mendorong pihak kampus untuk mengejar sejumlah ketertingalan dan menjadi lebih baik.

“Saya berharap (dengan menteri pendidikan yang baru), Indonesia akan bisa mengejar ketertinggalan dengan bangsa lain. Karena 10 tahun ke depan kita akan mendapat bonus demografi. Ini faktor yang tidak dimiliki bangsa lain. Sehingga menjadi keuntungan sekaligus tantangan kita dalam menyiapkan generasi muda, agar siap menjadi generasi utama di masa depan. Karena memang tuntutan zaman seperti ini,” ungkapnya.

Dalam wisuda sarjana periode 38 tahun ajaran 2018/2019, Universitas Cokroaminoto Yogyakarta (UCY) meluluskan 115 mahasiswa. Total mahasiswa UCY saat ini tercatat 1.139 orang.

Di hadapan para wisudawan, Rektor berharap agar para mahasiswa bisa terus membawa semangat HOS Tjokroaminoto dalam membangun kehidupan berbangsa dan bernegara. Yakni, dengan tetap membawa napas keislaman maupun napas kebangsaan dalam mewarnai kehidupan dan bermanfaat bagi masyarakat secara luas.

Lihat juga...