Wali Kota Kirimkan Tim Reaksi Cepat Atasi Banjir di Palu
PALU – Setelah diguyur hujan deras sejak Sabtu(22/6) malam hingga Minggu(23/6) dini hari, sejumlah titik di Kota Palu terendam banjir dengan ketinggian air hingga 60 cm, di antaranya di Kelurahan Duyu Kecamatan Tatanga.
Wali Kota Palu, Hidayat, langsung mengirimkan Tim Reaksi Cepat Terpadu (TRCT) yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Pemadan Kebakaran (Damkar) dan Dinas Sosi (Dinsos) Palu dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kecamatan Tatanga, dibantu warga setempat berusaha menormalisasi saluran air di ruas jalan di wilayah itu, Minggu siang.
Hidayat juga memerintahkan seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) setempat, untuk ikut mengatasi dampak banjir bagi warga di Ibu kota Provinsi Sulawesi Tengah.
Derasnya hujan diwilayah pegunungan sisi barat Kota Palu mengakibatkan sungai kering yang berada di Jalan Gawalise, Kelurahan Duyu dipenuhi air hingga meluap ke pemukiman warga.
“Untuk mengatasi hal tersebut malam ini di bawah koordinasi Camat Tatanga, Camat Palu Barat, dan tim yang masing-masingnya dipimpin Kadis Damkar Sudaryano R Lamangkona, Plt Kasat Pol PP Nathan Pangasongan, Plt Kadis Sosial Muh.Nur Sidik, Kabid Logistik BPBD kota Bambang Sabarsyah melakukan normalisasi saluran air diwilayah tersebut,” ucap Hidayat Minggu (23/6/2019).
Berkat kerja sama tim bersama warga, luapan air yang sebelumnya menggenangi sebagian pemukiman warga hingga setinggi 60 cm dapat diatasi dan berangsur-angsur surut.
“Ini merupakan bentuk kesiapsiagaan dan respon cepat kami terhadap laporan masyarakat atas kejadia tersebut,” ujarnya.
Ia mengatakan, Dinas Damkar Kota Palu melalui tim Rescue yang ada mengirimkan satu unit kendaraan untuk melakukan pembersihan di beberapa rumah warga yang digenangi air dan lumpur.
“Selain itu, Tim BPBD Kota Palu mendirikan 2 dua unit tenda darurat sebagai langkah antisipasi, guna mengevakuasi warga jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya. (Ant)