Kenali Diabetes dari Gejala yang Timbul
Editor: Satmoko Budi Santoso
JAKARTA – Walaupun penyakit diabetes sudah sering diucapkan, tapi belum semua masyarakat mengetahui kondisi tubuh seperti apa yang menunjukkan gejala diabetes.
Prof. Dr. dr. Sidartawan Soegondo, SpPD, KEMD, FINA menyebutkan, ada beberapa gejala yang patut diwaspadai oleh masyarakat dan menjadi pertanda untuk sesegera mungkin memeriksakan kadar gula darah.
“Orang diabetes biasanya gampang kelelahan dan kelaparan. Karena sistem tubuh akan mendeteksi kebutuhan gula saat produksi insulin tidak optimal atau tidak ada,” kata Prof Sidarta usai Edukasi Media terkait Diabetes and Ramadan, Kamis (9/5/2019).
Orang diabetes juga memiliki intensitas berkemih yang tinggi. Sebagai akibat dari banyaknya asupan cairan karena perasaan haus yang terus menerus.
“Saat gula darah dalam tubuh sudah tinggi, maka tubuh tidak akan menyerap kandungan gula yang masuk. Akhirnya, semua dikeluarkan kembali. Biasanya, jika kandungan gula tinggi, air kencing seseorang akan mengandung gula. Maka tidak salah juga, kalau masyarakat menandai penyakit diabetes jika air kencingnya dikerubungi semut,” urai Prof. Sidarta.
Jika air seni seseorang sudah dikerubungi semut, artinya kandungan gula darahnya sudah lebih dari 160.
“Kadar normalnya itu, untuk puasa 110 dan kalau tidak puasa antara 130 hingga 150,” tambahnya.
Berkaitan dengan semakin sering berkemih, biasanya penderita diabetes akan mengalami dehidrasi dan mulut memiliki kecenderungan kering.
“Jika kadar cairan dalam tubuh berkurang, efeknya akan sampai pada penglihatan. Perubahan tingkat cairan akan menyebabkan lensa mata berubah bentuk sehingga mengurangi kemampuan untuk fokus,” lanjutnya.
Gejala lainnya, menurut Prof Sidarta adalah munculnya infeksi jamur di liputan kulit, di bawah payudara maupun di sekitar organ intim.
“Selain adanya infeksi jamur, penderita diabetes cenderung membutuhkan waktu lama untuk sembuh jika terjadi luka. Dan pada beberapa kasus, ada penurunan intensitas kepekaan pada saraf tepi. Terutama di kaki,” urai Prof. Sidarta lebih lanjut.
Gejala lainnya yang cukup jelas terlihat adalah penurunan berat badan secara signifikan.
“Pada penderita diabetes, tubuh akan membakar lemak sebagai sumber energi. Ini menyebabkan penderita akan kehilangan berat badan walaupun tidak berolahraga maupun tidak mengurangi asupan makanan,” pungkas Prof. Sidarta.