Gaya Hidup Sehat SD Pasuruan dengan Senam Massal

Editor: Mahadeva WS

LAMPUNG – Budaya hidup sehat sejak dini, dikembangkan oleh SDN 1 Pasuruan, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan. Salah satu yang dilakukan adalah, menggelar senam massal setiap Jumat.

Topan Haryono, Kepala SDN 1 Pasuruan menyebut, sesuai program sekolah, setiap Jumat digelar senam kesegaran jasmani. Sekolah tersebut, menggandeng klub Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Desa Pasuruan, dan wali murid. Pada tahap awal selain 141 siswa, dewan guru, juga ikut dalam kegiatan tersebut 38 siswa TK PGRI dan puluhan wali murid. Senam kesegaran jasmani tersebut, menjadi kegiatan untuk mengawali jam pelajaran.

“Kegiatan senam massal melibatkan wali murid sekaligus menyentuh para orangtua agar merasa memiliki sekolah sekaligus mengetahui kegiatan yang dilaksanakan sekolah bersama para tenaga pendidik,” ujar Topan Haryono kepada Cendana News, Jumat (23/11/2018).

Veronica Sundari, salah satu anggota klub Yayasan Jantung Sehat Indonesia menjadi instruktur bagi siswa pada kegiatan senam kesegaran jasmani – Foto Henk Widi

Program senam tersebut, dijadikan juga sebagai sarana menggalakkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Kegiatan senam kesegaran jasmani masal akan rutin digelar setiap bulan. Pelibatan wali murid sebagai salah satu upaya, agar para orang tua bisa melihat kondisi sekolah sebagai tempat kegiatan belajar anaknya.

Veronica Sundari, salah satu anggota klub YJI Desa Pasuruan menyebut, senam bersama siswa dapat menjadi cara untuk mengenalkan gerakan senam jantung sehat. Selama ini masyarakat masih kurang mengenal gerakan dan pentingnya senam jantung sehat. Senam jantung sehat yang diperkenalkan disebut Veronica Sundari, merupakan rangkaian gerakan untuk melatih kekuatan jantung. Senam jantung juga berfunsgi melatih otot besar dan kelenturan sendi, sekaligus untuk memperlancar oksigen ke dalam jantung.

Senam jantung memiliki lima seri gerakan berbeda. “Latihan senam jantung sehat, sudah rutin dilakukan oleh anggota klub sepekan sekali pada sore hari, diikuti puluhan ibu rumah tangga, kini kita juga mengenalkan di lingkungan sekolah,” beber Veronica Sundari.

Lihat juga...