Belum Capai Target, Pelaksanaan Vaksin MR di Balikpapan, Diperpanjang
Editor: Satmoko Budi Santoso
BALIKPAPAN – Hingga kini pelaksanaan imunisasi Measles Rubella (MR) masih terus dilakukan oleh tim Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, mengingat pelaksanaan imunisasi belum mencapai target 95 persen.
Saat ini pencapaian pelaksanaan imunisasi MR di Kota Balipapan baru mencapai 81,9 persen dari target 95 persen. Sehingga pelaksanaan pun diperpanjang hingga 31 Desember 2018, dan perpanjangan tersebut sesuai dengan surat edaran Menteri Kesehatan RI.
“Karena masih belum tercapainya target pemberian vaksin maka diperpanjang dalam pemberian vaksin,” papar Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Balerina JPP, Jumat (30/11/2018).
Dikatakan Balerina, belum tercapainya target itu karena masih adanya penolakan dalam pemberian vaksin oleh kelompok-kelompok masyarakat. Namun demikian, Balerina optimis hal ini bisa dicapai mengingat masyarakat makin sadar pentingnya imunisasi MR.
“Capaian 95 persen vaksin ini agar anak dan remaja di Balikpapan paling tidak sudah memiliki kekebalan terhadap virus MR ini. Apalagi kalau jumlah anak yang diimunisasi capai 95 persen di lingkungan tempat tinggal atauu sekolah maka sudah dapat melindungi mereka,” tuturnya.
Untuk mencapai target tersebut, Balerina menjelaskan, terus bekerjasama dengan MUI, Kemenag, Dinas Pendidikan dan seluruh stake holder terkait dalam melakukan sosialisasi tentang pentingnya vaksinasi dan bahaya virus MR Rubella ini.
“Mudah-mudah target sisa 15 persen bisa tercapai pada akhir tahun ini. Kita doakan saja ya,” harapnya.
Untuk diketahui sasaran pelaksanaan imunisasi MR pada usia 9 bulan sampai 15 tahun berjumlah 156.336 anak.
Menurut Balerina, imunisasi MR sangat penting dilakukan karena mampu memberikan kekebalan dan mampu memutus rantai penularan minimal 95 persen dari sasaran yang ada di tiap daerah epidemiologis dan administrasi pemda.
“Harapannya dengan perpanjangan waktu pelaksanaan vaksin, masyarakat yang belum dapat mendatangi Puskesmas untuk melakukan vaksin,” imbuhnya.
Sebelumnya, upaya untuk mencapai target 95 persen Pemerintah kota menggelar imunisasi MR secara terpadu yang melibatkan 25 dokter dan 60 tim imunisasi dari 27 Puskesmas.
Tujuan dari pelaksanaan imunisasi MR secara terpadu ini agar mencapai target 95 persen setelah waktu pelaksanaan imunisasi MR diperpanjang.