Puluhan Kendaraan Terjaring Razia Dishub Bekasi
Redaktur: ME. Bijo Dirajo
BEKASI — Dalam rangka menciptakan kenyamanan dan keselamatan di jalan raya, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi bersama Polrestro Bekasi Kota melaksanakan razia terhadap mobil barang dan angkutan penumpang. Kegiatan itu dilaksanakan di Jalan Ahmad Yani Bekasi Selatan dan fokus untuk melihat masa berlaku KIR khusus mobil berpenumpang.

Dalam razia tersebut terlihat puluhan kendaraan penumpang seperti angkutan Kota, angkutan barang terjaring. Mereka langsung disediakan tempat untuk melakukan pembayaran uji KIR lengkap dengan peralatan ujian.
“Razia ini, fokus melihat masa berlaku KIR, pemenuhan terhadap persyaratan teknis dan laik jalan,” ujar Kasie Bidang Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Dishub Kota Bekasi, Sudarsono usai melakukan razia, Senin (22/10/2018).
Dikatakan, razia dengan fokus melihat masa berlaku KIR setiap mobil yang lewat, merupakan salah satu bentuk peningkatan peraihan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Ia menilai, banyak kendaraan angkutan penumpang di Kota Bekasi belum melakukan Uji KIR.
Hal itu, terbukti jelasnya, puluhan mobil terjaring razia terutama dari angkutan kota yang tidak memiliki Uji KIR. Tetapi tidak langsung ditahan tetapi diberikan surat menyurat untuk melakukan uji di Bulakkapal.
“Mobil yang tidak memiliki uji KIR, memang tidak langsung ditahan. Tetapi diberikan surat agar melakukan pengurusan,” jelasnya mengakui razia untuk memastikan kelaikan dan kenyamanan bagi pengguna jalan.
Berbagai penilaian dalam Uji KIR, dilakukan untuk memeriksa kondisi kendaraan, dan itu harus dilakukan perbaikan. Bagi kendaraan mengalami rusak parah Dishub memberi tenggang waktu 13 hari untuk diperbaiki.
“Razia ini langsung memberikan solusi dengan menyiapkan pendaftaran untuk pembayaran uji KIR,” pungkasnya.
Salah seorang supir angkutan Kota, Romli mengakui mobilnya terkena razia uji KIR. Dia mengapresiasi kegiatan Dishub dan seharusnya pengusaha kendaraan yang memperhatikan soal Uji KIR.
“Saya hanya supir, dan sistem setoran. Harusnya pengusaha mobil yang memperhatikan,” tukasnya.