Polisi dan TNI Selidiki Pemasangan Stiker PKI di Balikpapan
Editor: Mahadeva WS
BALIKPAPAN – Usai ditemukannya stiker bergambar lambang Partai Komunis Indonesia (PKI), di tiga titik Kota Balikpapan pada Rabu (24/10/2018) pagi, pihak Kepolisian bersama TNI, melakukan penyelidikan, mencari pelaku pemasangan. Saat ini barang bukti tiga stiker, yang ditemukan di kawasan Balikpapan Baru tersebut sudah diamankan oleh petugas.
Kapolresta Balikpapan, AKBP Wiwin Fitra, mengatakan, setelah adanya penemuan, polisi bersama anggota TNI, langsung turun ke lokasi usai mendapatkan keterangan dari warga. “Kita bersama-sama dengan TNI mencari tahu siapa yang menempel atau memasang logo yang ditemukan di tiga tempat itu. Saat ini masih proses penyelidikan,” katanya Rabu, (24/10/2018).
Hingga Rabu malam, Kapolres belum bisa memastikan, apakah pemasangan stiker PKI itu disengaja atau tidak. “Kita masih dalami, apa motif dari pelaku pemasang stiker ini. Apa dasar atau motif mereka memasang seperti itu,” paparnya.
Dandim 0905 Balikpapan, Letkol Inf Muhammad Ilyas, menyebut, belum bisa memastikan motif pemasangan stiker tersebut. “Belum bisa kita simpulkan sekarang, tapi yang jelas kita akan melakukan penyelidikan lebih lanjut baru kita bisa simpulkan,” ungkapnya.
Dandim mengatakan, pihaknya bersama Muspida dan tokoh masyarakat, langsung menggelar rapat untuk menjaga Kota Balikpapan tetap kondusif.
DPRD Kota Balikpapan meminta, warga tidak terprovokasi peristiwa tersebut. “Seluruh elemen masyarakat Kota Balikpapan diharapkan jangan terpengaruh dengan adanya gerakan-gerakan yang akan menyesatkan kita, warga Kota Balikpapan,” ujar Abdulloh, Ketua DPRD Balikpapan.
Abdulloh menyebut, Kota Balikpapan dikenal sebagai salah satu daerah yang kondusif. Kendati demikian, warga tetap diminta waspada. “Balikpapan sudah kodusif, jadi dihimbau bagi seluruh masyarakat Kota Balikpapan, tetaplah waspada, dan menjaga Kota Balikpapan, jangan terprovokasi,” pungkas Abdulloh.