Lerai Pertikaian Antarmasyarakat di Oksibil, Polisi Terkena Panah

IIustrasi pertikaian antarwarga masyarakat - Foto Dok. CDN

JAYAPURA — Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Papua, Pdt Lipius Biniluk mengatakan salut dengan ketabahan dan kesabaran Brigpol Dolfinus Wambonggo yang terkena panah saat berupaya melerai pertikaian antarmasyarakat di Oksibil, pada Selasa (2/10/2018).

“Saya pribadi salut atas ketabahan yang dimilikinya karena apabila yang bersangkutan membalas dipastikan banyak yang menjadi korban mengingat saat itu Brigpol Dolfinus masih membawa senjata api,” katanya kepada Antara di Jayapura, Selasa (9/10/2018).

Ia menyatakan hal itu seusai menghadiri rapat koordinasi Forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Papua beserta tokoh agama dan pemangku kepentingan (stakeholder) yang dilaksanakan Mapolda Papua.

Dia mengatakan, sosok seperti Dolfinus, anggota Brimob Polda Papua, yang diharapkan dimiliki anggota polisi, Brimob maupun TNI dalam menghadapi aksi masyarakat mengingat dalam bertugas mereka dilengkapi senjata.

Karena itu, sudah sepantasnya Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian memberikan kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi kepada yang bersangkutan, kata Pdt Biniluk.

Ia mengatakan, akan mengajak seluruh tokoh agama untuk turun dan bersatu agar tidak lagi terjadi pertikaian diantara masyarakat hingga menyebabkan jatuhnya korban jiwa.

Tokoh agama akan bersatu untuk mendoakan agar masyarakat tidak lagi mudah terprovokasi termasuk dengan media sosial, sehingga saling menyerang hingga menewaskan warga, karena salah satu dari 10 Perintah Tuhan adalah jangan membunuh.

“Dengan selalu diingatkan ke masyarakat tentang 10 Perintah Tuhan ke depan tidak terjadi lagi aksi saling menyerang di tengah masyarakat,” kata Pdt Biniluk.Ketika ditanya tentang rencana pembentukan reaksi cepat penanganan masalah sosial, Pdt Biniluk menyatakan dukungannya dan berharap segera diwujudkan.

Tim tersebut diharapkan dapat bekerja terutama di wilayah yang terjadi pertikaian antar warga, sehingga tidak meluas dan personilnya harus dapat bersikap netral, harap Pdt Biniluk.

Rapat koordinasi Forkopimda Papua itu membahas perkembangan situasi politik di Kabupaten Pegunungan Bintang, Yahukimo dan Kabupaten Puncak Jaya berlangsung tertutup dihadiri Wagub Klemen Tinal, Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI George Supit dan Kejati Papua Sugeng Purnomo.

Lihat juga...