Koperasi Petani Sawit di Pasaman Barat, Jaya di Masa Pak Harto
Editor: Koko Triarko
PASAMAN BARAT – Kabupaten Pasaman Barat, Sumatra Barat, dikenal dengan perkebunan kelapa sawit plasma yang luas. Bahkan di daerah tersebut, jumlah pabrik kelapa sawit mencapai belasan unit.
Hal demikian turut mendorong masyarakat setempat untuk mendirikan sebuah koperasi, yang pada awalnya dari kelompok para petani perkebunan kelapa sawit. Kelompok itu, secara resmi berbadan hukum ketika menjadi Koperasi Petani Sawit (KPS) Perintis Perusahaan Inti Rakyat Berkebun (Pir Bun) Ophir Jambak.
Ketua KPS Perintis PIR BUN Ophir, Akbar Librani, mengatakan, KPS Pir Bun sudah berdiri sejak 1991. Pengurus dan anggotanya merupakan para petani perkebunan kelapa sawit yang berasal dari Jorong Jambak Selatan, Nagari Koto Baru, Kecamatan Luhan Nan Duo, Pasaman Barat.
KPS Pir Bun merupakan koperasi pertama yang ada di Kabupaten Pasaman Barat. Bahkan, dengan komitmen para pengurus dan anggotanya, KPS Pir Bun menjadi koperasi yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit, menjadi koperasi percontohan oleh Kementerian Pertanian di zaman Presiden Soeharto.
