Mukomuko Tidak Capai Target Imunisasi MR

Ilustrasi - Dok CDN

MUKOMUKO – Dinas Kesehatan(Dinkes) Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu menyatakan, pelaksanaan imunisasi Measles dan Rubella (MR) di daerah tersebut, saat ini baru mencapai 55 persen. Kondisinya tidak memenuhi target yang telah ditetapkan, sebesar 95 persen.

“Pelaksanaan imunisasi MR di daerah ini tidak mencapai target karena salah satunya pengaruh informasi hoaks tentang vaksin MR, sehingga orang tua keberatan anaknya diimunisasi,” kata Kabid Pemberantasan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan Dinkes Kabupaten Mukomuko, Nen Widiyarti, bersama staf program imunisasi MR, Kasiha, Kamis (27/9/2018).

Pemkab Mukomuko dalam hal ini dinas kesehatan, sebelumnya menargetkan imunisasi MR sebesar 95 persen, dari 54.208 anak berusia 0-15 tahun, yang menjadi sasaran imunisasi. Target tersebut adalah sasaran imunisasi yang digelar pada Agustus hingga September 2018.

Dinkes Mukomuko memberikan imunisasi MR kepada siswa pendidikan anak usia dini hingga SMP selama satu bulan. Dan bagi balita selama satu bulan. Namun, pelaksanaan program imunisasi MR di daerah itu tidak mencapai target yang telah ditetapkan karena berbagai informasi legalitas label halal vaksin MR.

Karena realisasi program imunisasi MR di daerah ini masih rendah, Pemkab Mukomuko menambah waktu pelaksanaan imunisasi MR di daerah itu. Pelaksanaanya diperpanjang hingga Oktober 2018. Untuk itu, dalam waktu satu bulan ke depan, dinas kesehatan akan mengupayakan pencapaian target sebesar 95 persen anak terimunisasi MR. Sejak Januari hingga September 2018, telah ditemukan sedikitnya 12 anak yang terjangkit campak dan rubella di daerah itu. Untuk itu, warga diminta membawa anaknya ke sarana kesehatan setempat, untuk mendapatkan imunisasi MR. (Ant)

Lihat juga...