Laura Basuki Bangga Perankan Susi Susanti
Editor: Satmoko Budi Santoso
JAKARTA – Laura Basuki termasuk artis watak yang mampu memainkan karakter dalam setiap film dengan baik. Aktingnya tak perlu diragukan dengan penghargaan kategori Pemeran Utama Wanita Terbaik di ajang perfilman bergengsi Tanah Air, Festival Film Indonesia (FFI) 2010.
Meski demikian, membintangi film biopik Susi Susanti-Love All menjadi tantangan tersendiri bagi Laura. Apalagi sosok peran yang dilakoni menjadi Susi Susanti, seorang legenda atlet badminton yang baginya tidak ada gantinya.
“Saya sudah cukup lama mendengar akan ada pembuatan film Susi Susanti jadi saya membatin saja, mudah-mudahan dipanggil casting, tapi kok tidak dipanggil-panggil,“ kata Laura Basuki saat press conference film Susi Susanti: Love All di Gedung Istora, Senayan, Jakarta, Rabu (19/9/2018).
Perempuan kelahiran Berlin Barat, Jerman Barat, 9 Januari 1988 itu, membeberkan suatu hari bertemu dengan Daniel yang menceritakan akan membuat film Susi Susanti dan akan mengajak casting.
“Pas mau casting yang tadinya santai-santai saja, saya jadi deg-degan karena buat saya ini peran yang tidak gampang menjadi seorang legenda atlet badminton yang bagi saya tidak ada gantinya,“ terangnya.
Demi perannya ini, Laura pun melakukan latihan badminton selama empat bulan.
“Bagaimana pun juga saya punya kewajiban untuk membuat film ini jadi baik,“ tegasnya.
Bagi Laura, ini menjadi suatu kebanggaan, penghargaan dan bersyukur, dirinya dipercaya untuk berperan sebagai Susi Susanti.
“Juga selama syuting saya mendapatkan tim yang maksimal dan baik. Semoga nanti film yang akan tayang tahun 2019 mendapat sambutan yang baik dari masyarakat,“ tandasnya.