1.350 Pohon Ditanam di Daerah Rawan Bencana
CILACAP – Sebanyak 1.350 bibit pohon, ditanam oleh ratusan sukarelawan di daerah rawan bencana, berupa tanah bergerak dan longsor, di Dusun Karangtengah, Desa Majingklak, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.
Aksi penanaman bibit pohon tersebut, dilakukan usai Apel Siaga Relawan, yang digelar di Dusun Karangtengah, Desa Majingklak, Kecamatan Wanareja, Cilacap, Kamis (20/9/2018). Kegiatan itu melibatkan 200 orang dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap, Satuan Polisi Pamong Praja, Satuan Perlindungan Masyarakat, dan perangkat desa.
Kegiatan tersebut juga melibatkan sukarelawan dari SAR MTA, Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), Radio Antar-Penduduk Indonesia, Parma, dan Forum Pengurangan Risiko Bencana Tangguh Mandiri.
Kepala Pelaksana BPBD Cilacap ,Tri Komara Sidhy mengatakan, 1.350 bibit pohon yang ditanam, terdiri dari kelapa, kakao, cengkih, pala, dan albasia. Pohon-pohon tersebut, bantuan Dinas Pangan dan Perkebunan (Dispabun) Kabupaten Cilacap. “Melalui kegiatan ini, saya mengharapkan masyarakat Desa Majingklak selalu siaga dan waspada dalam menghadapi bencana khususnya bencana gerakan tanah dan cuaca ekstrem dengan mengutamakan tahapan mitigasi bencana,” tandasnya.
Kepala Dispabun Cilacap, Susilan mengatakan, pihaknya terpanggil untuk mendukung kegiatan Sekolah Gunung, yang diselenggarakan oleh BPBD Cilacap tersebut. Program yang dilakukan, salah satunya penanaman pohon di lahan kritis, yang pernah mengalami longsor pada 2016 silam. “Sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan ini, kami memberikan bantuan bibit pohon untuk ditanam di lahan kritis,” katanya.
Camat Wanareja, Bintang Dwi Cahyono mengapresiasi program dari Pemerintah Kabupaten Cilacap, khususnya BPBD tersebut. “Dengan demikian, warga Desa Majingklak makin meningkat kapasitasnya dalam menghadapi bencana,” pungkasnya. (Ant)