PLN Sulsel Tunggak Pajak Ratusan Juta
MAKASSAR – PT PLN Wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel) diduga menunggak pembayaran pajak untuk ratusan kendaraan operasional milik perusahaan tersebut yang jumlahnya mencapai ratusan juta rupiah.
“Kami sudah melakukan pendataan, ada ratusan kendaraan operasional milik PLN yang menunggak pajak kendaraannya dengan jumlah tunggakan (kendaraan tidak mendaftar ulang) sekitar Rp 452 juta,” kata Kepala UPT Pendapatan Wilayah Makassar I Selatan Harmin di Makassar, Minggu.
Ia mengatakan, tagihan pajak kendaraan PLN disinyalir mencapai total Rp1,2 miliar, namun yang menunggak hanya sekitar Rp452 juta. Data yang diperoleh dari Bapenda Sulsel, tunggakan kendaraan berasal dari kendaraan operasional PLN cabang Bone, Bulukumba, Gowa, Makassar I, Makassar II, Palopo, Parepare, dan Pinrang.
“Kemungkinan jumlah tersebut, lanjutnya, akan lebih besar lagi karena PLN mempunyai banyak kendaraan di kantor cabang yang berada di seluruh Sulsel,” tambahnya.
Menurut Harmin, pada Senin (2/7) pihaknya akan menyampaikan surat tagihan pada kendaraan milik PLN di Makassar. Samsat lain di Sulsel juga akan menyampaikan surat tagihan pajak kendaraan milik PLN di seluruh Sulsel.
“Kami akan bersilaturahmi ke kantor PLN se-Sulsel untuk menyampaikan surat tagihan pajak kendaraan, kami mengimbau PLN segera melunasi pajak kendaraannya,” kata dia.
Sementara Kepala Bidang Humas PLN Sulsel, Rosita, yang dikonfirmasi terkait hal ini mengatakan kemungkinan kendaraan yang menunggak pajak tersebut milik mitra PLN.
“Hal ini akan kami teruskan ke pihak-pihak mitra terkait dan PLN pada prinsipnya sangat mendukung agar tercipta taat pajak,” kata dia. (Ant)