Bendungan Runtuh Tewaskan 47 Orang, Sembilan Orang Dituntut

NAIROBI — Jaksa penuntut utama Kenya memerintahkan sembilan pengusaha dan pejabat pemerintah dituntut dengan pembunuhan berencana atas keterlibatan mereka dalam runtuhnya bendungan di sebuah perkebunan mawar yang menewaskan sedikitnya 47 orang.

Noordin Haji mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa kantornya sedang mempersiapkan para tersangka yang akan didakwa di pengadilan untuk menjawab tuduhan itu.

“Di antara mereka yang akan dituntut adalah dua manajer pertanian komersial di Kabupaten Nakuru di Lembah Rift Kenya, tempat bendungan itu meledak pada Mei,” kata Haji dalam sebuah pernyataan, Rabu (4/7/2018).

Sosok-sosok lainnya yang akan dituntut adalah pejabat dari Otoritas Manajemen Sumber Daya Air yang dikelola negara, Otoritas Pengelolaan Lingkungan Nasional dan pemerintah Kabupaten Nakuru.

Bendungan di perkebunan bunga runtuh setelah berminggu-minggu diguyur hujan lebat, menyemburkan aliran air deras ke bawah lereng bukit dan menghantam dua desa. Pernyataan Haji menyebutkan bahwa staf yang tidak berkualifikasi telah membangun bendungan itu menggunakan peralatan pertanian, mengandalkan desain yang cacat dan tanpa penilaian dampak lingkungan yang diperlukan. (Ant)

Lihat juga...