IDEAS : 33,8 Juta Jiwa Bergerak Mudik di Lebaran 2018
Editor: Mahadeva WS
JAKARTA – Direktur Indonesia Development and Islamic Studies (IDEAS), Yusuf Wibisono menyebut, riset lembaganya tentang pola migrasi dan pertumbuhan di 20 wilayah aglomentasi di Indonesia, memproyeksikan adanya pergerakan 33,8 juta pemudik pada lebaran 2018.
“Pergerakan pemudik 2018 berpotensi 33,8 juta orang yang tersebar di 20 wilayah di seluruh Indonesia. Jumlah ini meningkat 2,2 persen dari tahun sebelumnya sebanyak 33,0 juta orang,” kata Yusuf kepada Cendana News, di Jakarta, Kamis (7/6/2018).
Dari 33,8 juta pemudik, sekira 24,1 juta masih mengandalkan angkutan pribadi. Sementara 9,6 juta lainnya menggunakan angkutan umum. Jumlah tersebut meningkat berturut-turut yakni 0,6 persen untuk angkutan pribadi dan 6,5 persen untuk angkutan umum jika dibandingkan tahun sebelumnya.
Potensi pemudik sebanyak 12,8 juta orang, datang dari Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi). Diikuti 3,1 juta dari Gerbangkertasusila (Gresik, Bangkala, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, Lamongan), dan 2,1 juta dari Bandung Raya.
Sedangkan daerah utama lainnya adalah Mebidangro (Medan, Binjai,Deliserdang, Karo). Juga Solo Raya dan Kedungsepur (Kendal, Unggaran, Semarang, Purwadadi). Selanjutnya, Pekansikawan (Pekanbaru, Siak, Kampar, Pelalawan), Samarinda Raya, Sarbigita (Denpasar, Badung, Gianyar, Tabanan), dan Batam Raya.
Yusuf menyebut, potensi tujuan pemudik terbesar adalah Jawa. Data riset menyebut, setengah dari 33,8 juta pemudik tercatat diproyeksikan yang menuju Jawa Tengah ada 8,5 juta, menuju Jawa Barat ada 4,6 juta orang, dan menuju Jawa Timur adal 4,4 juta orang. Ke-tiga provinsi tersebut menjadi destinasi para pemudik, dan menjadikannya pusat keriuhan mudik nasional. “Mudik adalah fenomena Jawa,” ujarnya.
Di 2018, data IDEAS menyebut, potensi mudik terbesar ada di Jawa yang mencapai 68 persen dari total pemudik. Dan potensi daerah pemudik terbesar juga Jawa dengan 65 persen dari total pemudik. Dengan kata lain, sebagian besar pemudik berasal dari Jawa dan menuju Jawa.
22,9 juta pemudik dari Jawa, setengahnya berasal dari Jabodetabek. Sedangkan dari 22,0 juta pemudik menuju Jawa, lebih dari sepertiganya menuju Jawa Tengah. IDEAS memproyeksikan jalur utama mudik lebaran 2018 adalah pergerakan 10 juta pemudik dari Jabodetabek. Yang menuju Jawa Tengah 4,7 juta orang, Jawa Barat sebanyak 2,8 juta orang, dan Jawa Timur adalah 1,3 juta.
Sedangkan jalur utama lainnya adalah pergerakan 1,9 juta pemudik dari Gerbangkertasusila, dimana 1,1 juta diantaranya menuju Jawa Tengah. Serta pergerakan 1,7 juta orang pemudik dari Bandung Raya, dimana 0,6 juta menuju Jawa Tengah. “Secara keseluruhan Jawa Tengah diproyeksikan akan menerima 7,0 juta pemudik dari daerah lainnya,” jelasnya.
Destinasi pemudik lainnya, adalah Sumatera Utara, DKI Jakarta, Banten, Sumatera Barat, Yogyakarta Lampung, dan Sulawesi Selatan. “Kami memproyeksikan mudik 2018 melibatkan 10 juta kendaraan pribadi, yaitu 3,2 juta mobil dan 6,4 juta sepeda motor. Ini meningkat masing-masing 8,2 persen dan 6,7 persen dari tahun sebelumnya,” jelas Yusuf.