Uru, Ritual Adat Menghadang Pencuri

Editor: Satmoko

MAUMERE – Banyak pencuri yang sering mengambil hasil kebun milik warga membuat etnis Tana Ai di wilayah timur kabupaten Sikka selalu memagari kebun mereka dengan membuat ritual adat yang dinamakan Uru.

“Uru merupakan sebuah sumpah untuk memberi efek jera atau memberi peringatan agar orang tidak mencuri hasil kebun milik warga. Uru biasanya dilaksanakan oleh tetua adat,” sebut Urbanus Usi, Minggu (6/5/2018).

Dikatakan Usi, sapaannya, Uru bertujuan memberi efek jera, hukuman dan melarang orang jangan mengambil barang kepunyaan orang lain. Juga menjadi cara jitu mencegah orang berbuat kejahatan yang juga dilarang adat.

Urbanus Usi salah seorang warga Wairbou Desa Nebe yang kebunnya juga dilakukan Uru. Foto : Ebed de Rosary

“Saat dibuat ritual biasanya tetua adat membacakan dengan sumpah sesuai keinginan atau memberikan hukuman bagi siapa saja bila mengambil hasil kebun seperti kelapa, kakao, mente dan lainnya,” terangnya.

Bila orang tetap mencuri lanjut Usi, maka dirinya akan terkena tulah seperti gatal-gatal, bagi kaum lelaki biasanya alat kelaminnya membesar, ada yang saat hendak mencuri dirinya tidak bisa keluar dari kebun tersebut.

Sama seperti orang linglung sehingga dia tetap berada di kebun hingga pemiliknya datang dan menangkap pencurinya.

“Ada yang sumpahnya sangat keras sehingga orang yang mencuri bisa meninggal dunia. Biasanya warga Tana Ai sudah paham bila melihat kebun tersebut sudah dibuat Uru,” tuturnya.

Maria Dua Lodan, warga Tana Ai lainnya mengatakan, di kebun-kebun orang Tana Ai biasanya sering dijumpai setelah dilakukan Uru. Kelapa dan mente sering dibiarkan tergeletak di tanah sampai pemilik kebun sendiri yang mengambilnya.

“Uru biasanya pakai telur ayam, benang merah dan kayu. Ada juga yang digantung di pohon menggunakan kain berwarna merah dan mudah dilihat siapa saja yang melintas di sekitar kebun,” ungkapnya.

Kebiasaan membuat Uru ini, sebut Maria, sudah berlangsung turun temurun dan dipercaya bisa membuat kehidupan masyatakat Tana Ai menjadi lebih aman, tenteram dan hidup dalam kedamaian. Setiap orang memang dididik taat adat.

Lihat juga...