Persiapan Arus Mudik Kapolda Lampung Pantau Pembangunan JTTS
Redaktur: ME. Bijo Dirajo
LAMPUNG — Kepala Kepolisan Daerah Lampung, Inspektur Jenderal Polisi Suntana melakukan peninjauan sejumlah fasilitas untuk kelancaran arus mudik lebaran Idul Fitri 2018/1439 Hijriyah. Pemantauan dilakukan via udara menggunakan helikopter dan turun di dermaga VI Pelabuhan Bakauheni.
“emantauan dilakukan untuk mengetahui perkembangan pembangunan proyek Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) dari KM 0 hingga ke wilayah kota Bandarlampung,” terang Kapolda Lampung Irjen Pol Suntana saat ditemui awak media di dermaga VI Pelabuhan Bakauheni, Selasa (1/5/2018)
Irjen Pol Suntana menyebutkan, pantauan dari udara beberapa titik JTTS terlihat sudah tersambung. Seksi 5 dari interchange (IC) Lematang-Kotabaru di Jati Agung Lampung Selatan yang berada di dekat kota Bandarlampung dan interchange JTTS Bakauheni Utara dan Bakauheni Selatan sepanjang 9 kilometer sudah bisa dilalui.
Melalui pemantauan tersebut Irjen Pol Suntana menyebut akan menjadi rekomendasi dalam angkutan lebaran khususnya pengguna kendaraan roda empat. Penggunaan JTTS yang sudah bisa dilalui disebutnya sekaligus mengurangi kepadatan di Jalan Lintas Sumatera menuju pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan.
Sebelumnya Kapolda Lampung didampingi sejumlah pejabat utama Polda Lampung juga meninjau area Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni. Area pemeriksaan satuan reserse narkoba Polres Lamsel merupakan tanah hibah dari PT.Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Bakauheni dengan luas 8 meter x 8 meter. Berdasarkan perkembangan pembangunan sudah dilakukan hingga pembuatan lantai dan akan segera diselesaikan sebelum Ramadan.
General Manager PT.ASDP Indonesia Ferry cabang Bakauheni, Anton Murdianto menyebutkan, proses pembangunan area Seaport Interdiction dipastikan selesai sebelum Ramadan.

Area seaport interdiction disebutnya bisa memperlancar kegiatan pemeriksaan narkotika dan barang terlarang dari arah Pulau Sumatera menuju Pulau Jawa.
“Hari ini sedang dikerjakan dan sudah ditinjau. Kapolda Lampung meminta agar bisa dipercepat agar bisa dipergunakan,” papar Anton Murdianto.
Peninjauan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera oleh Irjen Pol suntana juga melibatkan PT. Pembangunan Perumahan (PP) sebagai pelaksana proyek pembangunan JTTS. Yus Yusuf, General Affairs PT.PP menyebut pelaksanaan pembangunan terus dikebut mulai dari proses pembersihan lahan (land clearing), pekerjaan tanah, pekerjaan interchange, pekerjaan overpass, box culvert, fly over serta beberapa pekerjaan lain.
Yus Yusuf memastian untuk pekerjaan yang dilakukan sudah bisa dilalui sepanjang 9 kilometer dari gerbang tol Bakauheni Selatan hingga gerbang tol Bakauheni Selatan. Sesuai dengan perkembangan sepanjang 8,9 kilometer paket 1 Pelabuhan Bakauheni-Sidomulyo bisa dilewati secara operasional dan sisanya sepanjang 21,6 kilometer dilewati secara fungsional.
“Pada paket satu yang menjadi pekerjaan PT. Pembangunan Perumahan sudah dioperasikan dan sebagian dalam tahap pembangunan,”terang Yus Yusuf.
Masih pada ruas Tol Bakauheni-Terbanggibesar sepanjang 140,9 kilometer yang sudah bisa dilalui di antaranya paket 2 segmen Lematang-Kotabaru dengan total 35,48 kilometer, 5 kilometer di antaranya bisa dilewati secara operasional.